Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Cerpen RATU CONTEKAN, Karya Frisca Amelia

Iklan 728x90

Cerpen RATU CONTEKAN, Karya Frisca Amelia

    Cerpen RATU CONTEKAN, Karya Frisca Amelia

    Ratu Contekan
    Oleh: Frisca Amelia
       
           Wajahnya manis. Senyumnya juga begitu lembut dan lugu. Dilihat sekilas, Ariesta terlihat seperti sosok gadis baik - baik. Kutu buku malah. Tapi siapa sangka wajah itu menipu. Rista, panggilan akrabnya adalah ahli dalam hal mencontek. Itulah sebabnya, dia dijuluki ratu contekan oleh teman - temannya. Meski begitu, tak ada yang mengadukan dia pada guru. Iya, Rista pantas mendapat julukan ratu karena para guru selalu gagal membuktikan gadis ini mencontek.

            Di sisi lain, ada Bedu. Cowok biasa dengan prestasi standar. Buatnya kejujuran adalah yang utama. Buat dia nilai jelek tak apa, asal dia selalu jujur. Karena menurutnya, mencontek itu sama dengan mencuri. Dan mencuri itu dosa.

            Hari ini ada ulangan biologi. Kelemahan terbesar Bedu adalah dia susah menghafal nama segala macam jenis virus dan bakteri. Cowok bertubuh tambun ini sampai berkeringat deras saat mengerjakan soal ulangannya. Melihat itu, Rista yang duduk di belakangnya memberikan kertas contekan yanh dilipat kecil pada Bedu. Mumpung guru mereka masih sibuk dengan chattingan di ponselnya, hingga tidak terlalu memperhatikan anak didiknya.

    "Sudahlah, menyerah saja. Sekali ini aja gak papa kali. Gak bakal ketahuan juga," bisik Rista pelan. Tapi Bedu menggeleng. Menurutnya, suara Rista itu seperti godaan setan yang ingin menjatuhkannya.

    "Terima saja bantuan dariku," ujar gadis itu lagi," apa kau mau nilaimu merah lagi seperti minggu lalu?" lanjutnya mengingatkan. Cowok itu diam tertegun. Dia teringat nilai empat yang terakhir diperolehnya dari ulangan biologi yang diadakan seminggu sebelumnya. Perlahan, cowok itu melirik kertas yang dijatuhkan Rista di lantai dekat kursinya. Dia tinggal mengambil kertas itu dan semua masalah selesai. Nilainya akan biru, tidak lagi merah seperti sebelumnya. Dan yang jelas tak ada omelan ibu yang akan didengarnya sepanjang hari.

             Bedu diam sesaat. Tangannya terulur untuk mengambil kertas itu. Rista tersenyum melihatnya. Akhirnya cowok sok alim ini jatuh juga. Tapi lalu tangan itu berhenti. Bedu menarik nafas panjang dan kembali duduk tegak. Tidak, dia harus mengerjakan soal ini semampu dia. Dengan jerih payah dia sendiri. Jika dia mencontek, semua usahanya belajar semalam suntuk akan terbuang percuma. Tak ada ilmu yang akan didapatnya dengan mencontek. Dengan pasti, dia mengambil kertas contekan itu, lalu merobeknya menjadi serpihan dan membuangnya di meja gadis di belakangnya.

    "Dasar bodoh!," seru cewek itu pelan, "Mau dibantu malah nolak. Awas ya, aku gak bakal mau bantu kamu lagi. Rasakan saja kalau kamu tinggal kelas nanti," lanjutnya. Bedu menggeleng lalu berkata,
    "Buat apa kita sukses kalau dengan cara curang? Cara itulah yang akan menjatuhkan kita suatu saat nanti. Kalau kita jujur dan mau kerja keras, suatu saat kita juga pasti berhasil. Dan kita bisa bangga karena itu hasil jerih payah kita," sahut cowok itu sambil tersenyum.

            Rista hanya bisa mendumel kesal dalam hati. Dia mau membantu, kok malah diceramahi, sedang Bedu tersenyum senang. Dia menang melawan godaan. Meski nanti nilainya mungkin merah lagi, tapi dia tak akan berhenti berupaya memperbaiki diri.


    Tamat...

    Postingan ini dikirim oleh:
    Frisca Amelia

    Alamat: Caman Baru V, Bekasi-Jawa Barat, Indonesia
    Kutipan Cerpen: "Rista hanya bisa mendumel kesal dalam hati. Dia mau membantu, kok malah diceramahi, sedang Bedu tersenyum senang. Dia menang melawan godaan. Meski nanti nilainya mungkin merah lagi, tapi dia tak akan berhenti berupaya memperbaiki diri."
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post