Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Cerpen CERMIN, Frisca Amelia

Iklan 728x90

Cerpen CERMIN, Frisca Amelia

    cerpen cinta terbaru,cerpen cinta terbaru 2018,cerpen cinta terbaru 2017,cerpen cinta terbaru malaysia,cerpen cinta terbaru hari ini,cerpen cinta terbaru wattpad,cerpen terbaru cinta sedih,cerpen terbaru cinta segitiga,cerpen cinta islami terbaru,cerpen cinta terlarang terbaru 2017

    CERMIN
    Oleh: Frisca Amelia

            Mia menyisir rambutnya, helai demi helai. Betapa indahnya rambut miliknya itu, panjang, lebat, dan hitam, membuatnya semua orang selalu memuji rambutnya. Seulas senyum menghias wajahnya, memang rambut inilah yang menjadi kebanggaannya, turunan dari ibundanya tercinta. Mia begitu suka menyisir rambutnya, berlama – lama di depan cermin antik kesayangannya di kamar tidurnya.

    “Mia!!!” seru ibunya, yang memanggilnya dari luar,”cepat keluar, ini sudah semakin siang, nanti kau bisa terlambat ke sekolah,”lanjut sang ibu lagi. Mia lalu bergegas meletakkan sisir kesayangannya, dia lalu mengambil tas sekolahnya dan mematut diri di cermin untuk terakhir kalinya. Dia tersenyum puas, lalu berbalik untuk keluar kamar, tapi lalu dia melihat sesuatu yang aneh di cermin besar itu. Dia sempat melihat bayangan dirinya sedang menangis sedih. Gadis itu terkejut dan segera melihat kembali ke cermin, tapi semuanya tampak normal seperti biasa. Dia menarik nafas panjang sambil tersenyum, aku pasti berhalusinasi desahnya dalam hati.

    Hari sekolah berlangsung seperti biasa. Mia selalu merasa senang berada di sekolah, dia memiliki banyak teman. Meski begitu, teman – teman gadis itu sering merasa kesal karena Mia terlalu sering berlama – lama mematut diri di cermin toilet sekolah mereka. Mereka lalu menakuti gadis berambut panjang itu dengan kisah hantu menyeramkan yang keluar dari cermin. Tapi Mia hanya tertawa, dia tahu betul teman – temannya sengaja mengarang kisah itu karena merasa kesal pada dirinya.

    Malam kian larut, sudah hampir pukul 12 malam, tapi Mia belum tidur juga, dia masih asyik menyisir rambutnya di depan cermin sambil bersenandung pelan, tapi tiba – tiba dia melihat sesuatu yang aneh. Mata bayangan dirinya di cermin berwarna merah semerah darah, juga mengeluarkan air mata darah. Mia menjerit ngeri dan ketakutan, dia menjatuhkan sisirnya dan segera menjauh dari cermin, tapi saat dia berbalik dan melihat kembali bayangannya di cermin. Semua tampak normal seperti tidak terjadi apa – apa. Gadis itu lalu tersenyum, lalu menggeleng, aku pasti berhalusinasi lagi duganya. Tapi semua salah, saat dia hendak mengambil sisirnya di lantai, tiba – tiba keluar sulur – sulur rambut dari cermin itu, memanjang dan langsung membelit leher gadis itu dengan kuat. Mia meronta dan berusaha hendak mengambil gunting yang ada di meja riasnya. Namun, sulur – sulur rambut itu membelit tangan dan juga kaki gadis itu. Hal terakhir yang dilihat Mia di cermin kamarnya adalah bayangan sendiri di cermin dengan wajah mengelupas dan berdarah – darah.

    Esok paginya, Mia berdiri di halaman rumahnya. Rumahnya terlalu penuh sesak oleh orang – orang yang berdatangan. Gadis itu sedikit bingung karena rumahnya didatangi oleh banyak orang, tapi mereka semua mengacuhkan dia begitu saja, termasuk orang tua dan teman – temannya. Mereka tak ada yang menoleh padanya, atau bahkan menyapanya. Saat dia bertanya, tak ada seorangpun yang menjawab pertanyaannya. Orang – orang terus datang ke rumah Mia, mereka kasihan dan iba pada gadis muda yang meninggal dengan cara mengenaskan. Gadis itu membenturkan kepalanya sendiri ke cermin yang ada di kamarnya. Mungkin selama ini tanpa mereka sadari, gadis itu mengalami stress dan depresi berat yang membuatnya nekad mengakhiri hidup.

    Tamat.........
    Postingan ini dikirim oleh:
    Frisca Amelia

    Alamat: Caman Baru V, Bekasi-Jawa Barat, Indonesia
    Kutipan Cerpen: "Hal terakhir yang dilihat Mia di cermin kamarnya adalah bayangan sendiri di cermin dengan wajah mengelupas dan berdarah – darah."
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post