Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia

Iklan 728x90

Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia

    Bloggerntt.com - Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia, Taman Nasional Komodo. Tempat reservasi alam ini digunakan untuk melindungi komodo, satwa purba yang eksotis di Indonesia. Tak hanya itu, Taman nasional ini memiliki panorama super indah. Wajar aja jika sekarang tempat ini mulai banyak di lirik wisatawan domestik.

    Taman Nasional Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Awalnya, Taman nasional komodo ditujukan untuk melindungi komodo saja. Tapi seiring waktu dikembangkan lebih luas lagi. Sekarang tempat reservasi alam ini melindungi berbagai satwa dan juga lingkungan alam lainnya, sekaligus menjadi tempat wisata yang direkomendasikan.

    Kawasan ini juga terdiri dari beberapa pulau, di antaranya tiga pulau besar yang meliputi Pulau Rinca, Pulau Komodo, dan Pulau Padar. Dengan gugusan pulau dan keaneragaman hayati yang dimilikinya, tak heran kalau tempat ini menjadi tempat favorit para wisatawan.

    Taman nasional komodo terletak di antara pulau Sumbawa dan Flores. Berada di perbatasan anatara provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Nusa Tenggara Barat.

    Salah satu tempat ikonik di Provinsi NTT ini menyimpan banyak cerita yang melatarbelakanginya, mulai dari cerita legenda hingga ditetapkan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

    Sejarah Singkat Pulau Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Komodo yang dikenal dengan nama ilmiah Varanus komodoensis adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Oleh penduduk setempat, komodo kerap disebut Ora.

    Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil.

    Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.

    Komodo ditemukan pada 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang.

    Keberadaan Komodo di Pulau komodo ditemukan sekitar tahun 1911 oleh seorang belanda. Saat itu dia tidak sengaja melakukan perburuan di Pulau ini, lalu bertemu dengan komodo dan kemudian mendokumentasikan dalam bentuk foto.

    Hasil foto tersebut di publikasikan di museum zoologi Bogor, dan pada tahun 1912 dokumentasi itu dipublikasikan secara luas hingga ke luar negeri. Tak lama berita tentang keberadaan biawak raksasa ini tersebar ke suluruh penjuru dunia.

    Dari situ banyak ilmuan dari seluruh penjuru dunia datang untuk melakukan penelitian ilmiah, berikut ini rekam jejak yang kami kutip dari Loh Liang (Taman Nasional Komodo) tentang eksistensi komodo di pulau ini.


    1. 1911 Penemuan Komodo oleh J.K.H Van Steyn
    2. 1912 Pemberian nama ilmiah Varanus Komodoensis oleh P.A. Owens
    3. 1912 SK. Sultan Bima tentang perlindungan Komodo
    4. 1926 SK. Pemda Manggarai perlindungan Komodo
    5. 1930 SK. Residen Flores perlindungan Komodo
    6. 1931 Komodo Tercantum dalam daftar satwa yang mutlak dilindungi dalam UU Perlindungan binatang liar
    7. 1938 Pembentukan Suaka Marga Satwa P. Rinca dan P.Padar
    8. 1965 Pembentukan Suaka Marga Satwa Pulau Komodo
    9. 1980 Pembentukan Taman Nasional Komodo
    10. 1991 Penunjukan sebagai Warisan alam dunia oleh UNESCO
    11. 1992 Komodo sebagai satwa nasional kepres No.4 Tahun 1992
    12. 2013 Taman Nasional Komodo menjadi salah satu dari 7 keajaiban alam dunia
    Tak hanya sejarah ilmiah saja yang tercatat di Loh Liang, anda juga perlu mengetahui cerita rakyat atau legenda tentang keberadaan komodo di pulau tersebut. Kisah ini bahkan anda bisa baca saat mengunjungi Loh Liang, ada sebuah banner yang menceritakan tentang asal muasal komodo.

    Logo Taman Nasional Komodo

    logo taman nasional komodo

    Legenda dan Cerita Rakyat di Pulau Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Konon, pada jaman dahulu hiduplah seorang Putri Naga yang tinggal di Pulau Komodo. Sang Putri menikah dengan seorang pemuda yang biasa dipanggil Moja.

    Tak lama setelah menikah, pasangan ini dikaruniai dua bayi laki-laki kembar. Namun, salah satu bayi tersebut bukanlah seorang manusia melainkan seekor kadal.



    Si anak laki-laki yang berupa manusia diberi nama Si Gerong dan dibesarkan di kalangan manusia. Sedangkan saudara kembarnya yang berupa kadal diberi nama Orah dan dilepaskan di hutan.

    Seiring waktu berlalu, Si Gerong tumbuh menjadi seorang pemuda yang tangkas. Suatu ketika, ketika hendak berburu rusa di hutan, Si Gerong pun bertemu dengan seekor kadal raksasa.

    Si Gerong lalu mengejarnya dan hendak membunuhnya dengan tombak. Namun, tiba-tiba sang ibu muncul dan mencegah apa yang akan dilakukan Si Gerong.

    Ratu Naga memberi tahu anaknya bahwa kadal raksasa tersebut adalah saudara kembarnya. Sejak saat itu, masyarakat sekitar pun memberlakukan Orah dengan sangat baik.

    Orah bertahan hidup di hutan dengan berburu hewan seperti kambing, rusa, atau babi hutan. Orah pun dipercaya hidup berdampingan dengan manusia sampai saat ini.

    Ditetapkan sebagai Salah Satu dari Tujuh Keajaiban Dunia

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Pada tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan sebagai finalis New Seven Wonders of Nature. Kemudian, pada 11 November 2011, organisasi New 7 Wonders mengumumkan bahwa Taman Nasional Komodo menjadi salah satu pemenangnya.

    Enam keajaiban lain di antaranya adalah Halong Bay (Vietnam), Amazon (Amerika Latin), Pulau Jeju (Korea Selatan), Table Mountain (Afrika Selatan), Air Terjun Iguazu (Amerika Latin), dan Puerto Princea Underground River (Filipina).

    Acara penetapan Pulau Komodo sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia dilakukan di Taman Nasional Komodo dan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara, Ani  Yudhoyono.

    Alamat Taman Nasional Komodo dan Rute ke Pulau Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia

    Pulau Komodo terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kabupaten Manggarai Barat. Untuk menuju ke kawasan ini lebih mudah dijangkau dari Kota Labuan Bajo.

    Kalau memutuskan mendatangi objek wisata Pulau Komodo menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa berangkat dari Denpasar menuju ke Pelabuhan Padang Bai.

    Sesampainya di pelabuhan tujuan, kamu bisa menumpang kapal feri menuju ke Pelabuhan Lembar. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju ke Mataram – Pelabuhan Kahyangan.

    Setelah itu, kamu bisa menumpang kapal feri lagi menuju Pelabuhan Potonano. Dilanjutkan dengan melewati rute Pelabuhan Pototano – Sumbawa Besar – Dompu – Bima – Sape.

    Begitu sampai Sape, kamu masih harus menyeberang menuju Labuan Bajo menggunakan kapal feri. Dari Labuan Bajo dilanjutkan dengan menyewa perahu atau kapal menuju Pulau Komodo.

    Jika berangkat dari Surabaya, rute yang harus ditempuh dimulai dari Tol Surabaya – Gempol – Bangil – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi – Pelabuhan Ketapang (dilanjutkan kapal feri) – Pelabuhan Gilimanuk – Negara – Denpasar.

    Setelah sampai Denpasar bisa dilanjutkan dengan rute yang sudah dijelaskan sebelumnya.

    Mengunjungi wisata Pulau Komodo akan sedikit merepotkan dan melelahkan jika ditempuh dengan kendaraan pribadi, mengingat rute dan jaraknya yang cukup jauh dan menguras waktu.

    Untuk itu, menggunakan transportasi umum sepertinya bisa menjadi pilihan yang bijak. Jika menggunakan transportasi udara dari Kota Surabaya, kamu bisa berangkat dari Bandara Juanda menuju ke Bandara Ngurah Rai, Bali.

    Dari Bandara Ngurah Rai, dilanjutkan dengan naik pesawat rute Denpasar – Labuan Bajo dan turun di Bandara Komodo. Setelah itu, kamu bisa menyewa kapal atau perahu ke Pulau Komodo.

    Kalau lewat jalur laut dari Surabaya, kamu bisa naik kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak rute Surabaya – Labuan Bajo dan turun di Labuah Bajo. Dan dilanjutkan dengan menyewa kapal atau perahu sama seperti yang sudah dijelaskan di atas.

    Baca juga:


    Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Kawasan Wisata Pulau Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Kita bisa datang dan menikmati tempat wisata taman nasional Komodo. Selain konservasi alam, kawasan ini juga menawarkan pengalaman liburan yang unik. Terletak di sabuk wallacea, kita bisa menemukan gabungan unik dari flora dan fauna yang khas.

    Di kalangan diver, perairan sekitar pulau komodo, Padar dan Rinca terkenal memiliki spot menyelam yang indah. Lebih dari 1000 spesies ikan, 260 lebih spesies karang, lumba-lumba, paus, dan juga penyu yang ada di kawasan konservasi komodo ini.

    Menyelam, melihat dan mempelajari kehidupan komodo, dan juga menikmati landscape yang unik dan indah adalah beberapa aktivitas yang bisa anda lakukan.

    Pulau Rinca

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Pulau Rinca biasanya jadi tujuan wisatawan. Karena pulaunya yang lebih kecil, disini pengunjung bisa lebih cepat melihat Komodo. Tujuan utama dan gerbang wisata di pulau Rinca ada di di Loh Buaya.

    Sama seperti tempat lainnya, landscape pulau Rinca juga ngga kalah indahnya lho.

    Terkadang kedatangan kita di dermaga disambut pemandangan beberapa komodo liar. Tidak jauh dari dermaga, terdapat pos jaga dan konservasi. Kita bisa beli tiket masuk disini, dan trekking menyusuri kawasan dengan dipandu oleh ranger/pawang komodo yang berpengalaman.

    Pulau Padar

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Kawasan pulau Padar mulai naik daun menjadi destinasi utama di Taman nasional komodo. Wajar aja sih, pemandangan di pulau Padar memang indah banget!

    Untuk menikmati keindahan pulau ini secara penuh, anda harus naik ke bukit terlebih dulu. Waktu tempuh kurang lebih 30 menit – 1 jam, tergantung kekuatan tubuh.

    Pulau ini memiliki kontur berbukit dan bentuk yang eksotis banget. Terdapat tiga pantai yang unik; pantai tempat perahu melepas jangkar, pantai dengan pasir kehitaman, dan pantai dengan pasir sedikit pink seperti pantai pink di pulau komodo. Semua pantai ini bisa dilihat lepas dari atas bukit.

    Selain tempat diatas, beberapa lokasi lain yang juga menarik untuk dikunjungi di kawasan taman nasional komodo dan sekitarnya antara lain;

    1. Pulau Kelor ( Labuan bajo, bukan pulau kelor di kepulauan seribu di Jakarta)
    2. Kampung Wisata Komodo
    3. Gili Laba
    4. Pulau Kalong
    5. Pulau Kanawa, dan lain-lain.

    Melihat Komodo dari Dekat

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Salah satu tujuan utama ketika mengunjungi tempat ini tak lain adalah melihat hewan yang dilindungi di Taman Nasional Komodo secara langsung dari dekat. Komodo sudah mendiami pulau ini sejak 40 juta tahun yang lalu.

    Di area wisata ini, kamu bisa menjumpai kadal raksasa dengan panjang antara 2 – 3 meter dan berat mencapai 165 kg. Saat melihatnya secara langsung, kamu harus ditemani oleh pawang atau yang dikenal juga dengan tim ranger.

    Mereka bertugas untuk memandu perjalanan para wisatawan yang ingin melihat komodo dari dekat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Namun, untuk mencapai area habitat hewan purba ini, pengunjung harus mendaki Gunung Ara terlebih dulu dengan waktu tempuh 3 – 4 jam.

    Tapi tak perlu khawatir, karena untuk menjangkaunya sudah tersedia trek pendakian untuk memudahkan pengunjung sampai di lokasi.

    Ada satu lagi tempat yang mudah dijangkau untuk melihat kadal raksasa ini secara langsung, yaitu di Loh Buaya yang terletak di kawasan Pulau Rinca.

    Loh Buaya juga merupakan pusat persebaran hewan komodo. Untuk menuju ke pulau ini, pengunjung bisa naik kapal dari Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

    Saat berkeliling di Loh Buaya, pengunjung akan ditemani oleh pemandu wisata sekaligus pawang. Selain menyaksikan komodo, pengunjung juga bisa mendaki bukit atau bersantai di pinggir pantai dan menikmati pemandangan khas laut yang mengagumkan.

    Menikmati Sunrise dan Sunset di Pulau Kanawa

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Di kawasan Pulau Kanawa ini tersedia beberapa resort yang bisa dikunjungi para wisatawan. Dengan biaya sekitar Rp200.000/orang kamu sudah bisa menyewa resort ini untuk beristirahat sambil menikmati keindahan Pulau Kanawa.

    Selain snorkeling, ada kegiatan yang tak kalah menarik yaitu menaiki bukit di Pulau Kanawa untuk melihat keindahan sunrise maupun sunset. Tempat ini juga sering menjadi spot foto andalan para wisatawan.

    Menyaksikan Kelelawar di Pulau Kalong

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Hal menarik yang bisa dilakukan di objek wisata Pulau Komodo salah satunya adalah melihat barisan kelelawar yang terbang berbondong-bondong. Untuk menikmati pemandangan unik ini, kamu bisa menyewa kapal menuju ke Pulau Kalong.

    Pada saat matahari mulai tenggelam, ribuan kelelawar yang beristirahat pada siang hari akan berhamburan keluar menghiasi langit Pulau Kalong. Kamu bisa mengabadikan momen menakjubkan ini dari atas kapal sewaan.

    Dan pada keesokan harinya, tepatnya waktu matahari terbit, kamu bisa melihat kembali ribuan kelelawar tersebut terbang pulang ke pulau setelah mencari makan.

    Baca disini: Menikmati Sunset dengan Ditemani Jutaan Kelelawar di Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo

    Berbaur dengan Warga Setempat di Kampung Wisata Komodo

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Satu hal menarik yang bisa dilakukan saat mengunjungi kawasan ini adalah melihat aktivitas keseharian dari penduduk asli Pulau Komodo. Mereka tinggal di sebuah desa yang bernama Desa Komodo.

    Desa ini terletak di bagian terluar Kabupaten Manggarai Barat yang dihuni oleh lebih dari 1.700 orang. Di sini, kamu bisa melihat aktivitas warga seperti membuat patung komodo yang akan dijual sebagai oleh-oleh untuk para wisatawan.

    Satu kegiatan unik lainnya adalah kepercayaan bahwa konon mereka bisa bercengkerama dengan si kadal raksasa. Kamu bisa membuktikannya sendiri ketika mengunjungi desa wisata ini.

    Melengkapi perjalanan Anda di TN Komodo, tidak ada salahnya berinteraksi dengan penduduk di sana. Selain menambah wawasan, para penduduk juga memiliki banyak kerajinan yang bisa Anda beli sebagai oleh-oleh khas tempat ini.

    Desa ini bernama Desa Komodo, terletak di bagian terluar Kabupaten Manggarai Barat dan dihuni oleh lebih dari 1.700 orang.

    Dalam kesehariannya, Anda akan bertemu dengan warga yang konon dapat berkomunikasi dengan komodo, hewan yang mereka buat patung patungnya.

    Snorkeling di Pulau Kelor

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Selain melihat kadal raksasa, kamu juga bisa mengunjungi destinasi yang cukup populer untuk melakukan kegiatan snorkeling, yaitu di Pulau Kelor.

    Di tempat ini, kamu berkesempatan untuk menikmati pesona bawah laut yang memiliki sekitar 260 jenis karang dan ribuan jenis ikan.

    Lokasinya sendiri cukup mudah dijangkau, hanya berjarak sekitar satu jam dari Labuan Bajo. Pemandangannya pun tak kalah eksotis dibandingkan pulau-pulau lain di sekitarnya.

    Baca disini: Menikmati Keindahan dalam Sepi di Pulau Kelor Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

    Loh Buaya

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Loh Buaya adalah kawasan persebaran komodo di Pualu Rinca. Untuk bisa sampai di pulau ini, Anda bisa menggunakan kapal dari Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar dua

    Di sini lah Anda memiliki kesempatan untuk melihat komodo secara langsung dalam jarak yang tidak jauh. Namun ingat, ada baiknya Anda ditemani oleh pemandu wisata untuk menghindari berbagai hal yang dapat merugikan Anda dan Taman Nasional itu sendiri.

    Anda juga bisa mendaki bukit, bersantai di pinggir pantai sambil memandang laut, dan lain sebagainya.

    Gili Laba

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Bila Anda gemar membuka Instagram dan mencari foto TN Komodo, Anda mungkin sering melihat foto wisatawan beraktivitas dengan Pulau Komodo sebagai latar belakangnya. Di tempat inilah foto-foto tersebut diambil.

    Gili Laba, sebuah pulau dengan bukit di dalamnya menyajikan pemandangan laut dan bukit yang memesona.

    Pada musim kemarau, Gili Laba akan berwarna kuning seiring savana yang mengering. Warna pun berubah menjadi hijau ketika musim hujan datang.

    Pantai Pink

    Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia
    Sesuai namanya, pantai di tempat ini berwarna pink. Fenomena inilah yang membuat pantai yang berada di Pulau Komodo memiliki popularitasnya sendiri.

    Warna pink yang terlihat di pantai diketahui berasal dari karang berwarna pink yang banyak bertebaran di sekitar pantai.

    Karang-karang tersebut terkena ombak dan membuat butiran-butiran kecil yang kemudian terbawa arus hingga ke bibir pantai.

    Butiran tersebut kemudian bercampur dengan pasir pantai dan membuat warna pasir menjadi pink atau merah muda.

    Baca disini: Eksplor Keindahan Pantai Merah Muda (Pink Beach) di Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur

    Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo

    Karena kawasan wisata Pulau Komodo memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi, untuk jam operasionalnya sendiri tidak memiliki jadwal resmi. Kawasan ini bisa kamu kunjungi kapan saja.

    Namun, ada waktu terbaik mengunjungi wisata Pulau Komodo ini, yaitu pada bulan Juni – Juli. Karena cuaca pada bulan tersebut sedang bersahabat.

    Daya pandang air di lautan juga terlihat jelas karena matahari bersinar terang dan tidak tertutup mendung. Jika ingin melakukan aktivitas outdoor juga tak perlu takut akan kehujanan.

    Tapi, kalau mau lihat komodo, lebih baik datang pada bulan Juni. Karena bulan Juli sudah masuk musim kawin, sehingga satwa endemik tersebut akan masuk ke hutan di pulau yang sulit terjamah.

    Untuk biaya masuknya sendiri, pengunjung harus membayar biaya sebesar Rp90.000/orang. Biaya ini sudah termasuk biaya trekking dan masuk ke Pulai Rinca serta Pulau Tadar.

    Tips Berwisata ke Taman Nasional Komodo

    Berwisata ke Taman Nasional Komodo memang menjadi pengalaman liburan yang seru. Keunikan Pulau Komodo pun tak mudah terlupakan begitu saja.

    Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kamu mengunjungi destinasi ini agar aktivitas liburanmu tetap aman dan nyaman. Simak beberapa tips berlibur ke Taman Nasional Komodo berikut ini.


    1. Untuk berjaga-jaga, terutama bagi wanita, dihimbau untuk memperhatikan jadwal haid. Lebih baik tidak datang ketika masa haid tiba. Begitupun bagi pengunjung yang sedang memiliki luka. Karena, kadal raksasa ini sangat peka terhadap bau darah.
    2. Bawalah minum sendiri agar terhindar dari dehidrasi. Lebih baik membawa botol minum yang bisa diisi ulang agar tidak meninggalkan jejak sampah di objek wisata pulau komodo ini.
    3. Carilah kapal yang aman dan layak digunakan ketika ingin menjangkau pulau-pulau di kawasan ini. Jangan langsung tergiur tawaran sewa kapal yang murah, karena kapal murah adalah kapal yang bentuknya kecil dan susah menjangkau pulau-pulau di sekitarnya.
    4. Gunakan jasa pemandu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan selama berkeliling menyaksikan komodo secara langsung dari dekat.
    5. Meskipun bisa melihat hewan purba ini secara langsung, jangan sekali-kali berniat menganggu kenyamanan mereka. Terutama ketika satwa-satwa tersebut sedang makan, karena hal ini cukup berbahaya. Amati saja sesuai dengan jarak yang sudah ditentukan pemandu.

    Penutup

    Selain menjadi tempat konservasi alami guna melindungi komodo yang menjadi salah satu satwa purba eksotis asli Indonesia. Taman Nasional Komodo ternyata juga menawarkan panorama menakjubkan. Tak heran bila kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisatawan baik domestik ataupun mancanegara. Kawasan taman nasional tersebut tak hanya mencakup Pulau Komodo saja, melainkan juga beberapa pulau lain yang ada di sekitarnya. Tentunya ada berbagai kegiatan seru yang bisa dinikmati selama berkunjung ke sana.

    Cukup sekian review kali ini dari bloggerntt.com mengenai Wisata Taman Nasional Komodo, Destinasi Favorit Para Traveller Dunia, semoga bermanfaat. Salam.
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    1 comment

    1. Katanya komodo ini hanya ada di Indonesia ya mas sebagai pusatnya di dunia, kalau pun ada di negara lain, itu katanya berasal dari Indonesia.

      ReplyDelete

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post