Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

Iklan 728x90

Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Bloggerntt.com - Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis, Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki beberapa tempat wisata yang menarik dikunjungi para wisatawan. Banyak sekali keindahan alam yang menakjubkan di pulau ini. Salah satunya berada di puncak Gunung Kelimutu, yakni Danau Kelimutu.
    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna

    Danau Kelimutu sering juga disebut dengan Danau Tiga Warna, karena danau ini memiliki tiga warna yang berbeda. Uniknya warna air danau tersebut berubah-ubah seiring waktu berjalan. Keunikan warna itulah yang membuat para wisatawan mengunjungi obyek wisata ini.

    Kelimutu sendiri merupakan gabungan dari kata “keli” yang berarti gunung, dan “mutu” yang berarti mendidih. Danau ini terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT. Untuk mencapai danau ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 45 km dari Ende atau 13 km dari Kampung Moni.
    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis


    Wisata andalan NTT tak hanya Taman Nasional Komodo saja, ada juga Taman Nasional Kelimutu yang menawarkan sejuta keindahan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Tidak lengkap rasanya bila mengunjungi NTT tapi tidak datang ke tempat wisata ini.

    Taman Nasional Kelimutu ini terdiri dari perbukitan dan pegunungan dengan Gunung Kelibara sebagai puncak tertinggi yang memiliki ketinggian mencapai 1.731 meter. Tempat ini juga memiliki hutan kecil seluas 4,5 hektare sebagai tempat perlindungan berbagai jenis flora dan fauna.

    Sejarah Dan Legenda Danau Kelimutu

    Wisata Danau Kelimutu sendiri memiliki dua danau yang posisinya berdekatan.

    Danau tersebut bernama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dan Tiwu Ata Polo. Konon, jika kedua danau ini tercampur menjadi satu, maka dunia akan kiamat.

    Selain itu, ada satu hal lagi yang sudah menjadi kepercayaan masyarakat setempat yang tak kalah mistisnya. Masyarakat percaya bahwa danau tersebut merupakan tempat bersemayamnya orang yang telah meninggal.

    Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang berwarna biru muda merupakan tempat berkumpulnya arwah pemuda pemudi, sedangkan Tiwu Ata Polo yang berwarna hijau toska diyakini sebagai tempat bersemayamnya arwah para tukang tenung atau tukang sihir yang jahat.

    Masyarakat setempat sudah mulai khawatir karena dinding tebing yang memisahkan kedua danau tersebut terus terkikis dan kondisinya sekarang sudah tak setebal dulu lagi.

    Jika suatu saat tebing tersebut ambruk dan kedua air dari danau ini bercampur, mereka yakin bahwa dunia ini akan berakhir.

    Salah satu tempat ikonik yang ada di Taman Nasional Kelimutu ini adalah danaunya. Danau Kelimutu ditemukan oleh seorang komandan militer Belanda bernama B. van Suchtelen pada 1915.

    Namanya menjadi semakin populer setelah Y. Bouman menulis tulisan tentang Danau Kelimutu di tahun 1929. Tulisan tersebut mengundang banyak perhatian dari wisatawan.

    Sejak saat itu, banyak sekali orang datang melihat keindahan wisata Danau Kelimutu ini, terutama wisatawan asing. Keindahan yang menjadi daya tarik tak lain adalah keunikan tiga warna yang ada dimilikinya.

    Nama Kelimutu sendiri merupakan gabungan dari kata “keli” yang berarti gunung dan “mutu” yang berarti mendidih. Secara harfiah, nama ini dapat diartikan sebagai “gunung mendidih”.

    Ketiga warna yang dimiliki wisata Danau Kelimutu ini diantaranya adalah biru muda, merah, dan hijau toska. Danau ini sendiri merupakan sumber dari erupsi phreatic di masa lalu, dengan puncak yang tingginya mencapai 1.639 meter.

    Kelimutu ini sebenarnya adalah nama dari gunungnya. Sedangkan danaunya memiliki namanya sendiri-sendiri, yaitu Tiwu Ata Mbupu atau Ata Mbupu, Tiwu Ata Polo atau atau Ata Polo, dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai.

    Alamat Taman Nasional Kelimutu dan Rute ke Gunung Kelimutu

    Untuk mencapai salah satu destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

    Bagi wisatawan yang berangkat dari Jakarta, bisa menumpang pesawat dari Bandara Soekarno Hatta tujuan Bandara Ngurah Rai, Bali. Kemudian dilanjutkan dengan menumpang pesawat menuju ke Labuan Bajo.

    Dari Labuan Bajo bisa dilanjut dengan naik ojek atau busa menuju ke Moni dan dilanjutkan dengan menyewa kendaraan pribadi atau naik ojek ke pintu gerbang lokasi.

    Kalau kamu ingin menggunakan transportasi umum dari Bali, kamu bisa menumpang KM Kelimutu atau KM Tilongkabila dan turun di Pelabuhan Labuan Bajo.

    Dari Labuan Bajo, dilanjutkan dengan naik bus atau mini bus jurusan Maumere kemudian turun di Moni. Setelah itu, bisa berjalan kaki menuju ke zona Taman Nasional Kelimutu.

    Kalau kamu berangkatnya dari Surabaya, bisa ambil rute Tol Surabaya – Gempol – Bangil – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi.

    Setelah sampai di Banyuwangi, dilanjut dengan menyeberang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Ketapang menuju ke Pelabuhan Gilimanuk.

    Kemudian lanjutkan perjalanan dengan rute Negara – Denpasar – Pelabuhan Padang Bai. Dilanjut lagi menumpang kapal feri menuju ke Pelabuhan Lembar.

    Perjalanan diteruskan dengan rute Pelabuhan Lembar – Mataram – Pelabuhan Kahyangan. Dari Pelabuhan Kahyangan, kamu bisa menumpang kapal feri menuju ke Pelabuhan Pototano.

    Lalu dilanjutkan ke Sumbawa Besar – Dompu – Bima – Sape. Dilanjutkan lagi menyeberang dengan menumpang kapal feri ke Labuan Bajo. Rute selanjutnya adalah Nggorang – Terang – Cancar – Ruteng – Mano – Borong – Wae Lengga – Bajawa – Ende.

    Sesampainya di Ende, kamu bisa menuju ke desa di kaki Gunung Kelimutu, yaitu Desa Moni. Jarak Desa Moni menuju gerbang Kelimutu National Park bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit.

    Tips Berwisata ke Taman Nasional Kelimutu


    1. Bawalah makanan dan minuman selama pendakian. Kalau repot, cukup bawa air minum dan makanan kecil yang mengenyangkan. Karena mendaki cukup membakar kalori dan membuatmu cepat lapar.
    2. Karena merupakan daerah pegunungan, jangan lupa untuk memakai pakaian yang hangat agar tidak kedinginan ketika berada di puncak.
    3. Jangan membuang sampah sembarangan di area wisata ini. Jika tak menemukan tempat sampah, simpanlah sampah di saku pakaian atau di dalam tas terlebih dahulu agar tidak mengotori keindahan Taman Nasional Kelimutu.
    4. Jika ingin melihat sunrise, kamu bisa mulai mendaki waktu menjelang matahari terbit. Jangan lupa siapkan senter atau alat penerang lainnya untuk membantu penerangan selama perjalanan.
    5. Walaupun jalur pendakian yang akan dilalui sudah bagus dan nyaman dilewati, lebih baik tetap pakai alas kaki yang nyaman untuk berjalan kaki. Karena pendakian biasanya memakan waktu kurang lebih 30 menit.

    Jam Operasional dan  Harga Tiket Masuk(HTM) di Taman Nasional Kelimutu

    Jam operasional lokasi wisata ini dimulai pukul 05.00 hingga 18.00 WITA. Sebenarnya, taman wisata ini tak pernah ditutup.

    Jika ingin datang lebih pagi dari jam mulai dibuka pun tidak masalah. Waktu terbaik mengunjunginya adalah pada dini hari sekitar pukul 03.30 WITA agar bisa menyaksikan matahari terbit.

    Suasana saat matahari mulai menampakkan sinarnya membuat pemandangan wisata Danau Kelimutu tampak menawan. Bulan kunjungan terbaik adalah antara bulan Juli dan Agustus, karena cuaca sedang cerah dan bersahabat.

    Untuk harga tiket masuk terbilang cukup murah bagi wisatawan domestik, yaitu hanya Rp5.000/orang. Namun, cenderung tinggi untuk wisatawan asing yang dipatok harga tiket sebesar Rp150.000/orang.

    Fasilatas yang tersedia di Taman Nasional Kelimutu

    Di sekitar danau terdapat pondok jaga, tempat berteduh untuk wisatawan, dan toilet, serta beberapa losmen kecil bagi para wisatawan yang hendak menginap, juga beberapa restoran. Perlu diketahui bahwa waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Tiga Warna adalah bulan Juli dan Agustus.

    Galery Foto Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis

    Penutup

    Selain memiliki danau, Gunung Kelimutu juga menyimpan pesona flora dan fauna yang tidak kalah menarik. Di sekeliling gunung, wisatawan dapat menemukan tumbuh-tumbuhan yang jarang ditemukan di wilayah Flores lainnya sperti pinus, cemara, kayu merah dan edelweis. Sedangkan ragam fauna yang terdapat di hutan Kelimutu adalah rusa, babi hutan, ayam hutan, elang dan lain-lain.

    Sekian review dari bloggerntt.com mengenai Pesona Taman Nasional Kelimutu dan Danau 3 Warna yang Eksotis, Semoga bermanfaat. Salam.
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post