Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu

Bloggerntt.com - Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu, Bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur ,Manggulu sudah bukan  barang asing karena makan ini sudah diperkenalkan secara turun temurun oleh orang tua.

Makanan khas ini terbuat dari bahan dasar pisang dan kacang tanah. Awalnya pisang yang sudah matang di jemur kemudian di kukus.

Baca juga: 10 Kuliner Khas NTT Yang Bikin Beta Rindu Mau Pulang Kampung

Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu

Setelah di kukus pisang selanjutnya di tumbuk dan di campur dengan kacang tanah. Selanjutnya dibentuk dan di bungkus dengan ukuran yang berfariasi. Warnanya kecoklatan, dan rasanya manis.

Selain menjadi  makanan khas Sumba, Manggulu juga memiliki nilai historis. Ketika masa penjajahan, makanan manis ini sangat disukai serdadu Belanda. Bahkan pada waktu mereka masuk ke wilayah  pelosok  di Sumba Timur,  mereka selalu membawa makanan Manggulu ini , karena rasanya  yang manis, bentuknya seperti dodol  dan kecil dianggap mudah dibawa dan ampuh untuk menahan rasa lapar.

Baca juga: Profil dan Biodata W. J. Lalamentik, Gubernur Pertama Nusa Tenggara Timur

Manggulu ini sebetulnya adalah makanan yang terbuat dari  dari pisang yang telah dikeringkan dengan cara dijemur di panas matahari. Makanan lezat ini dikenal sangat sederhana, baik cara pembuatannya maupun cara penyajiannya.

Bahan dasar Manggulu ini sangat mudah didapat, yaitu pisang yang telah dimasak dan kacang tanah. Tetapi proses pembuatannya cukup memakan waktu karena melalui proses alami. Pengupasan pisang hingga menjadi Manggulu membutuhkan waktu hingga dua minggu .

Baca juga: Daftar Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur dari Masa ke Masa

Kemudian pisang kepok masak harus dikeringkan dulu, kemudian kacang tanah  goreng dikeluarkan kulit arinya. Kacang tanah kemudian ditumbuk. Kemudian setelah kedua bahan ini halus lalu dicampur dan kemudian dibentuk. Kalau cara tradisional, pembentukan manggulu dengan menggunakan tangan.

Tetapi akhir-akhir ini  pencampuran dan pembentukannya sudah menggunakan mesin penggiling.  Manggulu yang mirip dodol ini  kemasan aslinya dibungkus dengan daun pisang kering.

Baca juga: Asal Mula Nama KOLBANO, Penjaga Pantai Selatan Timor

Karena orang Sumba percaya bahwa daun pisang kering memiliki nilai pengawet. Tetapi sekarang ini daun pisang mulai diganti dengan kemasan plastik.

Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu

Saat ini Manggulu hanya diproduksi dalam jumlah kecil di  industri rumahan. 

Walaupun tidak memakai  bahan pengawet,Manggulu produksi  industri rumahan ini bisa bertahan  hingga 6 bulan. Satu kotak Manggulu bisa dijual dengan harga Rp. 9000 hingga Rp. 10.000.

Baca juga: NAI MNASI MOA HITU Cerita Rakyat dari Atoni Pah Meto Timor

Jika Anda berkunjung ke Sumba Timur,  Manggulu bisa menjadi pilihan untuk oleh-oleh.

Sekian artikel Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu, Semoga bermanfaat. Salam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Menggulu Jajajan Khas Tanah Sumba, Panganan Lokal Khas Tanah Marapu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel