Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

Iklan 728x90

Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Bloggerntt.com - Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores, Gunung Inerie merupakan gunung tertinggi di Pulau Flores. Gunung ini sangat indah, tapi sayang tidak banyak dikenal orang. Puncak Gunung Inerie dengan tinggi 2.245 meter di atas permukaan laut bertipe strato volcano. Tampak gagah, lancip menjulang.
    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Gunung Inerie, Piramida Alam di Pulau Flores

    Inerie, gunung berapi yang statusnya saat ini aktif merupakan gunung berapi tertinggi di Pulau Flores dengan ketinggian mencapai 2.245 dpl. Inerie adalah gunung yang sangat menonjol. Berdiri menjulang di pesisir selatan pulau Flores dengan puncak mengerucut sempurna, membuat gunung ini disebut sebagai 'Piramida Alam.'

    Gunung Inerie merupakan gunung berapi dengan tipe Strato. Terakhir kali gunung ini meletus pada tahun 1970, namun letusan terbesarnya terjadi pada tahun 1880. Sekilas, pendakian ke puncak Inerie adalah pendakian yang mudah, lantaran jarak pendakian yang 'hanya' 1,5 km.

    Dalam bahasa Indonesia, inerie berarti ibu yang cantik. Bagi warga Kampung Bena, Gunung Inerie dianggap sebagai hak mama (ibu), sementara Gunung Surulaki dianggap sebagai hak bapa (ayah).

    Sampai saat ini, Gunung Inerie merupakan gunung berapi yang statusnya masih aktif.  Terakhir kali meletus pada 1970. Sementara letusan terbesarnya terjadi pada 1880.

    Gunung di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini sangat khas. Puncaknya yang mengerucut sempurna membuatnya mendapat julukan “Piramida Alam”.

    Masyarakat setempat percaya, di puncak Gunung Inerie, berdiamlah dewa-dewa penjaga harmoni Flores. Salah satunya adalah Yeta, dewa pelindung kampung.

    Gunung Inerie yang menjadi ikon kota Ngada ini sungguh menakjubkan dengan mengandung banyak sejarah terkandung di dalamya. Bahkan terkadang di zaman modern seperti saat ini banyak para kaum muda sama sekali tak mengerti akan sejarahnya dari gunung Inerie memang para tetua adat pastinya mengerti tetapi bagi kalangan muda jika tak memahami sama halnya tak mencintai tanahnya sendiri apalagi nenek moyangnya sendiri. Bahkan sebagai pelancong terkadang hanya suka melihat keindahan alamnya dan berfoto-foto untuk menunjukan bahwa dia semakin eksis.

    Tak puas hanya menikmati panoramanya dari kejauhan, cobalah untuk langsung mendaki gunung yang mempunyai ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut ini. Walaupun tergolong cukup tinggi, untuk mencapai puncak dari Gunung Inerie hanya diperlukan waktu sekitar tiga hingga lima jam. Hal ini disebabkan karna Desa Watumeze yang dijadikan titik awal pendakian sudah berada di dataran yang cukup tinggi. Biasanya para pendaki memulai pendakian dari dini hari agar sampai di puncak saat matahari mulai terbit. Gunung ini ramai didaki saat musim kemarau atau sekitar bulan Juni hingga Agustus.

    Cerita Rakyat/Legenda Dibalik Gunung Inerie di Ngada Flores

    Inerie adalah nama seorang pribadi mitologis yang berdiam di atas gunung itu. Nama ibunya adalah Roka. Masyarakat Ngada Barat memberikan nama gunung itu Poso yang berarti anak Inerie. Suaminya Jaramasi yang dikuburkan di puncak gunung itu dan menguasai orang-orang mati di gunung itu.

    Cerita yang paling menarik di balik gunung Inerie pernah ada pertempuran antara gunung itu dengan gunung Ambo Rombo yang terletak dihadapannya karena masalah belis (atau mas kawin). Awalnya Inerie memotong leher Ambo Rombo yang mengakibatkan luka-luka yang dalam dan mengeluarkan darah yang panas yang dipercayai sampai sekarang terlihatnya asap sebagai akibat dari pertempuran berdarah tersebut. Kemudian Ambo Rombo memenggal kepala Inerie yang berguling ke laut dan tenggelam sampai kedalaman.

    Alamat dan Rute Menuju Gunung Inerie di Ngada Flores

    Dari Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, wisatawan dapat naik pesawat ke Ende, sebuah kota di pulau Flores. Setelah tiba, lanjutkan ke Bajawa Kota yang berjarak sekitar 61 kilometer. Maka wisatawan dapat melanjutkan dengan transportasi charter ke desa wisata, Bena, yang terletak 15 km selatan Bajawa. Ini adalah desa terakhir sebelum menuju puncak Gunung Inerie.
    Treking Inerie dapat dimulai dari kampung adat Bena di Desa Tiworiwu, Kecamatan Aimere. Kampung adat tersebut bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar 30 menit menggunakan kendaraan dari Bajawa, ibu kota Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

    Aktivitas yang Bisa dilakukan di Gunung Inerie di Ngada Flores

    Meski menyajikan keindahan alam yang sangat memesona, masih sedikit orang yang berminat mendaki Gunung Inerie. Padahal tersedia jalur pendakian moderat yang memudahkan bagi para pendaki pemula.

    Paling bagus pendakian dimulai dari Kampung Bena selepas tengah malam. Para pendaki akan sampai puncak pada pagi hari sehingga bisa melihat keindahan matahari terbit. Setelah itu, bisa turun langsung menuju Pantai Aimere di selatan. Total jarak tempuh sekitar 28 kilometer.

    Mendaki Gunung Inerie bukan perkara mudah, trek dari gunung kebanggaan masyarakat Ngada ini didominasi oleh kerikil dan bebatuan cadas hingga ke puncak. Hal ini membuat jalanan yang dilewati menjadi licin dan sukar dipijak.

    Tak jarang para pendaki harus merangkak agar bisa terus mendaki. Sedikitnya vegetasi pepohonan yang tumbuh di gunung ini akan menambah tantangan jika pendakian dilakukan dikala siang hari, karna sinar matahari yang terik tak kan segan untuk menambah beban pendakian.

    Sesampainya di punggungan pertama, kawah yang cukup dalam dari Gunung Inerie sudah bisa dilihat. Namun perjalanan masih harus dilanjutkan hingga ke titik tertingginya dengan medan berbatu dan kemiringan yang semakin tajam.

    Sekitar 30 menit mendaki dari punggugan terakhir, pendaki akan sampai di puncak tertinggi Gunung Inerie. Puncak tersebut ditandai dengan tiga buah tiang berbentuk menyerupai salib yang tertancap di tanah. Dari puncak ini pun bisa terlihat jelas Kampung Adat Bena yang berada tepat di kaki gunung ini dan juga menjadi salah satu atraksi yang dimiliki Kabupaten Ngada.

    Kegiatan mendaki Gunung Inerie sudah cukup dikenal para wisatawan lokal maupun mancanegara. Para pengunjung dimudahkan dengan adanya tourist information center yang ada di Kota Bajawa jika memerlukan informasi lebih terkait gunung ini, ataupun memerlukan jasa pemandu untuk mendaki Gunung Inerie.

    Galery Foto Pemandangan dan Puncak Gunung Inerie Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores

    Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores


    Penutup

    Banyak para pencita gunung yang melakukan pendakian, mengungkapkan bahwa sensasi mendaki Gunung Inerie jauh lebih besar, jika dibandingkan dengan pendakian di Merapi atau Mahameru, apalagi jika dibandingkan dengan pendakian bertrek mudah seperti di Rinjani.

    Jika tak sempat melakukan pendakian, kita juga tetap bisa menikmati lanskap alam yang mempesona. Di sepanjang sisi timur dan utara lereng Inerie terdapat rangkaian pegunungan yang berjejer, gunung itu menjadi masyhur oleh mitologi generasi manusia pertama yang menduduki wilayah ini dan juga wilayah lainnya.

    Tekstur rangkaian gunung yang bergelombang serta bervariasi dengan lembah telah menghadirkan daya tarik tersendiri. Dengan mudah alamnya menghadirkan imajinasi seperti di negri dongeng, bagi siapa saja yang menatapnya.

    Hebatnya jika ingin menikmati keindahan lanskap alam ini, bisa dilakukan dengan berjalan mendekat ataupun melihatnya dari kejauhan. Pepohonan hijau, lembah, barisan bukit, kabut yang menggantung, dan langit biru, adalah kombinasi yang pas untuk memanjakan mata.


    Cukup sampai disini review dari admin bloggerntt.com mengenai Perjuangan Mendaki Gunung Inerie, Gunung Api Tertinggi di Pulau Flores, Semoga bermanfaat. Salam.
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post