Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

Iklan 728x90

Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

    Bloggerntt.com - Pantai Watu Parunu.Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba , Selamat datang kembali di bloggerntt.com. Kembali saya bagikan informasi destinasi wisata di Pulau Sumba.
    Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

    Pulau Sumba yang berada di Nusa Tenggara Timur memiliki keindahan alam yang luar biasa. Baik pegunungan maupun pesisir pantai, cukup banyak mencuri perhatian wisatawan. Uniknya, ada juga destinasi yang menggabungkan pantai, tebing dan perbukitan. Adalah Pantai Watu Parunu yang keindahannya mirip dengan Pantai Bwanna.

    Pantai Watu Parunu, Sumba Timur

    Pulau Sumba yang merupakan salah satu pulau yang menjadi bagian dari wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyimpan banyak sekali potensi wisata pantai dengan kondisi alamnya yang tak kalah indah jika dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Indonesia. Dari sekian banyak pantai di pesisir Pulau Sumba, Pantai Watu Parunu yang berada di sisi paling timur Pulau Sumba, merupakan salah satu pantai yang memiliki panorama alam yang indah. Pesonanya mampu mengundang para wisatawan untuk rela pergi ke pantai ini yang jaraknya sangat jauh dari kota Waingapu, hanya untuk singgah dan bersantai menikmati suasana sore hingga matahari tenggelam.

    Pantai Watu Parunu berada di wilayah Desa Lain Janji, Kecamatan Wulla Waijelu, Kabupaten Sumba Timur. Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer dari pusat Kota Waingapu. Terkesan jauh memang, namun rasa lelah yang dihasilkan dari lamanya perjalanan akan langsung terbayar ketika tiba di pantai tersebut. Hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai serta aksi dari ombak yang beriak kencang menjadi obat penghilang rasa lelah dan bosan.

    Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai Watu Parunu. Tebing ini terbentuk dari susunan beberapa jenis bebatuan. Bentuk tebing yang meliuk-liuk terbentuk karena proses alam, ibarat sebuah lukisan Tuhan yang terukir indah di bagian ujung pantai. Ketika air pantai sedang surut, tebing batu ini dapat dicapai dengan melewati batu berlubang yang berukuran cukup besar.
     
    Nama Watu Parunu sendiri berkaitan dengan fenomena alam batu berlubang yang menjadi kekhasan lain dari pantai ini. Setiap orang yang melewati batu berlubang akan berjalan melintasi batu tersebut dengan menunduk, sehingga warga sekitar memberi nama pantai ini dengan Watu Parunu. Yang mana, Watu dalam bahasa setempat berarti batu dan Parunu yang mempunyai arti harfiah berjalan menunduk.

    Hamparan pasir pantai dan desir ombak akan menyambut Anda setibanya di Pantai Watu Parunu. Nama Watu Parunu sendiri berkaitan dengan fenomena alam batu berlubang yang menjadi kekhasan dari pantai ini. Setiap orang yang melewati batu berlubang akan berjalan melintasi batu tersebut dengan menunduk, sehingga warga sekitar memberi nama pantai ini dengan Watu Parunu. Yang mana, Watu dalam bahasa setempat berarti batu dan Parunu yang mempunyai arti harfiah berjalan menunduk.

    Satu lagi sajian yang akan membuat mata Anda langsung terpana yaitu tebing batu. Tebing batu putih yang tinggi di Pantai Watu Parunu menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto. Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai Watu Parunu. Tebing ini terbentuk dari susunan beberapa jenis bebatuan. Bentuk tebing yang meliuk-liuk terbentuk karena proses alam, ibarat sebuah lukisan Tuhan yang terukir indah di bagian ujung pantai.

    Ketika air pantai sedang surut, tebing batu ini dapat dicapai dengan melewati batu berlubang yang berukuran cukup besar. Sedikitnya ada lima lubang, dua di antaranya berukuran besar. Tebing yang berkolaborasi dengan keindahan Pantai Watu Parunu ini seakan mendorong Anda untuk mengunjungi pantai yang mempesona ini. Tak heran, lokasi wisata di Sumba Timur ini jadi salah satu set film garapan Mira Lesmana yaitu Pendekar Tongkat Emas.

    Memandang lurus ke arah lepas pantai dengan trekking menuju atas bukit bisa menjadi pilihan lain bagi Anda yang ingin menikmati indahnya Watu Parunu pada sudut berbeda. Ombak yang terhempas di tebing utama, akan menjadi pemandangan khas dari atas bukit ini. Beranjak ke sore hari, pantai ini biasanya akan sedikit ramai. Maka, jika Anda masih ingin menikmati sunyinya Watu Parunu disarankan agar trekking ke atas atau ke sisi tebing putih ini. Spot ini merupakan spot favorit untuk menikmati matahari terbenam. Sayangnya, pesona obyek wisata Watu Parunu belum dioptimalkan oleh pemerintah kabupaten Sumba Timur. Di lokasi tidak ada penginapan ataupun kios dan warung. Hanya terdapat beberapa pondok daun, tempat nelayan bernaung.

    Heningnya suasana pantai ini diakibatkan masih sedikitnya wisatawan yang berkunjung ke Watu Parunu. Maka bagi Anda yang ingin mencari ketenangan pantai ini sangat cocok untuk dikunjungi saat liburan. Untuk menuju lokasi pantai ini, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer dari pusat kota Waingapu. Meski ditempuh dengan perjalanan yang cukup lama tapi Anda tidak akan dikecewakan dengan pemandangan Pantai Watu Parunu.

    Watu Parunu memiliki pasir berwarna cokelat bersih dan garis pantai panjang yang berbentuk seperti huruf U. Keistimewaannya tak hanya dari pesisir, tapi juga tebing indah yang berada di kanan pantai. Tebing batu yang menjulang dan cukup panjang ini memiliki tekstur serupa dengan batuan yang diukir. Kamu juga bisa naik ke bukit agar dapat melihat panorama lautan sekaligus tebingnya.

    Tebing pantai di Sumba Timur ini memang menawan, tapi batu berlubangnya juga tak kalah eksotis. Ternyata, batu karang tersebut menjadi asal mula dari nama Pantai Watu Parunu. Dalam bahasa setempat, nama ini diambil dari dua kata, yaitu Watu berarti batu dan Parunu memiliki arti berjalan merunduk. Konon, setiap orang yang melewatinya akan berjalan dengan sedikit merunduk.

    Pantai Watu Parunu merupakan lokasi syuting dari film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra berjudul Pendekar Tongkat Emas. Salah satu scene di film yang diputar pada tahun 2014 ini menggunakan tebing batu di Watu Parunu. Selain keindahan tebing, di sini juga juga terdapat lubang batu karang besar yang dapat ditelusuri dengan berjalan kaki ketika air surut.

    Proses syuting dilakukan dengan sangat keras dan serius selama sekitar 3 bulan di Sumba, NTT. Dari beberapa teaser behind the scene, lokasi-lokasi pengambilan gambar dari PENDEKAR TONGKAT EMAS sangatlah indah bak di surga. Puja-puji pun keluar dari mulut salah satu pemeran, Nicholas Saputra.

    Alamat dan Rute Menuju ke Pantai Watu Parunu

    Pantai watuparunu berada sejauh lebih kurang 130 km dari kota waingapu. Ya, cukup jauh. Tapi anda tidak usah khawatir. Akses kesini tidak sulit, karena anda tinggal mengikuti jalan raya lintas sumba yang licin, lurus dan datar, dapat ditempuh selama tiga jam perjalanan dari kota waingapu. Setelah anda mendapatkan puskesmas baing, anda belok kiri di pertigaan sesudah puskesmas. Dari sini ke pantai lebih kurang sejauh tujuh kilometer. Sebagian jalan sudah diaspal bagus.


    Galery Foto Pemadangan di Pantai Watu Parunu

    Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

    Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

    Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba

    Pantai Watu Parunu Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba


    Penutup

    Dengan potensi Alam yang tak ada habisnya, Sumba memiliki banyak pantai yang layak dijelajahi, salah satunya Pantai Watu Parunu. Untuk kesini memang harus menempuh perjalanan panjang dan melelahkan. Tapi semua kelelahan akan terbayarkan dengan pemandangan Pantai Watu Parunu yang menyegarkan mata, dan menenangkan jiwa.


    Sekian review dari bloggerntt.com mengenai Pantai Watu Parunu.Tebing Batu Putih Karang Berukir dari Pulau Sumba yang Menjadi Lokasi Syuting Film, semoga bermanfaat. Salam.
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post