Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang

Bloggerntt.com - Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang, Di sepanjang jalur jalan utama (jalan Timor Raya) Desa Oebelo, kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang berjajar dangau-dangau mungil, umumnya beratap dedaunan kelapa atau lontar.

Dangau-dangau ini merupakan tempat berteduh para penjual garam yang memajang komoditas dagang mereka, garam.

Pemandangan ini menjadi ciri khas dari Desa Oebelo dan sebagian Desa TanahMerah.

Desa Oebelo merupakan daerah dimana para penjual garam tradisional menjual garam.

Para petani garam tradisional tersebut memasarkan hasil olahannya dengan menjajakan garam dalam bentuk sokal dari anyaman daun lontar.

Lapak penjualan garam berada tepat di sisi kiri dan kanan jalan Trans Timor, Oebelo, Kabupaten Kupang.

Hal ini mempermudah transaksi jual beli, yang ditujukan pada para pengguna jalan dari dan ke Kota Kupang.

Usaha ini sudah digeluti turun- temurun.

Garam tradisonal ini dijual dengan harga Rp 10.000/sokal.

Garam ini awalnya peroleh dari para petambak garam asal Bugis yang menambak garam di tepian pantai sekitar Oebelo, dengan harga Rp50.000/karung ukuran 50 kg.

Garam kasar ini kemudian diolah menjadi halus dengan cara di masak.

Selain garam yang dijual di sokal untuk di konsumsi oleh manusia, ada juga garam sumbu.

Garam ini diperoleh dari kayu yang digantung dibawah drum atau seng licin saat pemasakan garam, jika ada tetesan garam lama kelamaan akan semakin banyak membentuk sumbu.

Garam ini biasanya digantung pada kandang hewan seperi kambing.

Tujuannya agar meningkatkan napsu makan dan sebagai tanda agar saat hewan dilepas bisa kembali kekandangnya.

Garam-garam yang dijual ditempatkan dalam wadah-wadah kapisak yang dianyam dari daun lontar. Kemudian disusun di rak-rak kayu.

Siapa yang membeli garam ini akan mendapat bonus kapisak. Lumayan, buat jadi tambahan wadah di rumah.
Garam produksi warga Desa Tanah Merah dan Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, laris manis pada setiap akhir pekan dan hari libur.

Harga jual berkisar antara Rp 5.000 - Rp 10.000. Untuk takaran sekitar 2,5 kilogram (kg) dijual Rp 5.000, sedangkan ukuran 5 kg Rp 10.000. Takaran ini menggunakan sokal yang terbuat dari daun lontar.

Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang
Garam untuk konsumsi manusia

Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang
Garam untuk konsumsi ternak sapi

Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang

Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang

Pada tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Kupang bekerja sama dengan UNICEF memberi bantuan alat iodisasi kepada petani garam di Desa Oebelo dan Desa Tanah Merah.  Bantuan itu berupa paket yang terdiri dari baskom campuran, terpal plastik, jeriken ukuran 10 liter yang diisi larutan (KIO3) untuk iodisasi, kayu pengaduk serta tisu.

sekian artikel Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang, Semoga bermanfaat. Salam.

Sumber: http://ariantosntt.blogspot.com/2016/07/garam-oebelo-kabupaten-kupang.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Garam Oebelo Buah Tangan Masyarakat Tanah Merah Kabupaten Kupang"

  1. Wah baru tahu saya mas, bentuk garamnya mirip es krim ya, enak tuh si sapi bisa langsung jilat... Heheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehhee.. itu es krim ukuran jumbo mas...

      Terima kasih atas kunjunganya ke bloggerntt.com

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel