Skip to main content

follow us

Bloggerntt.com - Profil dan Biodata Viktor Bungtilu Laiskodat, Petarung Jalanan yang jadi Gubernur NTT ke 8, Victor Bungtilu Laiskodat adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur yang menjabat sejak 5 September 2018 sampai sekarang. Bersama Joseph Nai Soi sebagai wakilnya.

Viktor Laiskodat lahir bukan dari keluarga kaya. Ia lahir dari sebuah keluarga petani miskin di Oenesu, sebuah kampung di Kabupaten Kupang. Viktor memang terlahir menjadi pemenang. 17 Februari 1965, Viktor Bungtilu Laiskodat hadir ke dunia sebagai putra bungsu dari enam bersaudara pasangan Lasarus Laiskodat dan Orpa Kase. Ia dibesarkan dalam suasana serba kekurangan.

“Mama biasa goreng kasi kami biji kapuk untuk kami makan”, kenang Viktor akan masa kecilnya.

Menyiasati kerasnya hidup, saat Viktor duduk di bangku kelas 1 SD, sang ayah memboyong keluarganya pindah ke Pulau Semau. Di pulau inilah Viktor menamatkan pendidikannya di SD Negeri Otan dengan brilian. “Saya lulus ujian nomor dua, nomor satu anaknya kepala sekolah,” kata Viktor. Ia bahkan masih mengingat temannya yang juara itu yaitu Melki Mola.

Agar bisa melanjutkan sekolah, Viktor kemudian dititipkan pada kakak perempuannya Ance Ataupah Amtiran di kota Kupang. Tak ada sekolah menengah di Semau saat itu. Ance menikah dengan Hendrik Ataupah, seorang dosen Universitas Nusa Cendana. Merekalah yang membiayai pendidikan Viktor.

Baca juga:
  1. Profil dan Biodata W. J. Lalamentik, Gubernur Pertama Nusa Tenggara Timur
  2. Profil dan Biodata El Tari, Gubernur Nusa Tenggara Timur ke 2
  3. Profil dan Biodata Ben Mboi, Dokter yang Pernah terjun Perang dan jadi Gubernur NTT ke 3
  4. Profil dan Biodata Hendrik Fernandez, Pencetus GEMPAR dan GERBADES di NTT
  5. Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT
  6. Profil dan Biodata Piet Tallo Gubernur NTT ke 6
  7. Profil dan Biodata Frans Lebu Raya, Pencetus Anggur Merah di NTT
Lain Semau, lain Kupang. Suasana di kota kecil ini turut merubah kehidupan sang anak kampung ini. Sebagai murid SMPN 1 Kupang, ia sering di-bully atau diadu berkelahi. Kupang bukan Pulau Semau sehingga ia bisa berlari pulang mengadu kepada orangtuanya.

“Saya ingat pertama kali saya berkelahi di Oeba. Di Semau tidak pernah berkelahi. Di Kupang ini tiap hari anak-anak berkelahi. Tiap hari saya dipukuli dan diadu berkelahi. Saya harus melawan,” kenangnya. “Bagi saya ini alami. Orang yang ditekan terus-menerus hanya ada dua kemungkinan: menjadi pecundang atau dia melawan dan menang.”

“Saya ingat pertama kali saya berkelahi di Oeba. Di Semau tidak pernah berkelahi. Di Kupang ini tiap hari anak-anak berkelahi. Tiap hari saya dipukuli dan diadu berkelahi. Saya harus melawan,” kenangnya.

“Bagi saya ini alami. Orang yang ditekan terus-menerus hanya ada dua kemungkinan: menjadi pecundang atau dia melawan dan menang.” ujarnya.

Setamat SMP ia pindah ke rumah seorang kakak perempuannya yang lain di Oepura. Kakak perempuannya itu menikah dengan Nomensen Muni, Lurah Oepura saat itu. Merekalah yang membiayai pendidikan SMA-nya. Namun Kupang bukanlah kota yang besar. Viktor telah mendapatkan namanya sebagai salah satu petarung jalanan di kota karang ini. Kakak-kakaknya kehabisan akal mengatasi kegemaran baku hantamnya.

“Lama-lama saya terbiasa. Saya harus survive. Tidak ada yang membela saya di sekolah atau di jalan,” jelas Viktor.

Dunia advokat mengantarkan Viktor Laiskodat ke panggung politik. Dari Golkar ke Nasdem, anggota Dewan ini menjadi Gubernur NTT.

Viktor Bungtilu Laiskodat dikenal sebagai politikus senior dari Partai Nasional Demokrat yang pada 5 September 2018 dilantik sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama wakilnya Josef Nae Soi untuk periode 2018-2023.

Pria yang lahir di Oenesu, Kupang Barat pada 17 Februari 1965 ini menghabiskan masa kecil hingga remaja di Kupang. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum, Viktor berprofesi sebagai seorang konsultan hukum dan pernah mendirikan lembaga bantuan hukum dengan namanya sendiri, Viktor B. Laiskodat Law Firm.

Kiprahnya di ranah politik dimulai saat bergabung dengan Partai Golkar. Pada tahun 2004, Viktor duduk di Senayan selama satu periode.

Saat usia 45 tahun, Viktor memilih meninggalkan partai yang telah membesarkan namanya dan berlabuh ke Partai Nasdem. Di partai besutan Surya Paloh tersebut, idealisme Viktor yang selama ini terpendam akhirnya menemukan jodohnya.

Selang tiga tahun, Viktor didapuk sebagai Ketua Bidang Pertanian dan Maritim DPP Partai Nasdem.

Di tahun selanjutnya, pria berkepala plontos ini kembali terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II untuk periode 2014-2019.

Pada akhir tahun 2017, Viktor tersandung masalah terkait pidatonya yang mengatakan bahwa Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat mendukung adanya khilafah di Indonesia. Kasus yang sempat viral ini terpaksa dihentikan polisi karena Viktor memiliki hak imunitas.

Meski pernah tersandung masalah, pada Pilgub 2018 Viktor terpilih sebagai Gubernur NTT bersama Josef Nae Soi sebagai wakilnya. Pasangan yang didukung oleh Partai Nasdem, Hanura, Golkar, dan PPP ini unggul dari tiga calon lainnya dengan memperoleh lebih dari 830 ribu suara. (AC/DN) (Photo/Antara)

Kehidupan Viktor Laiskodat

Viktor Laiskodat menikah dengan seorang gadis berparas cantik, tinggi semampai lulusan Business University If Texas Arlington, USA Amerika, Julie Sutrisno.

Viktor dan Julie dikaruniai 3 (tiga) orang putera, Leonard Lazaro Laiskodat, Vito Valentino Laiskodat dan Franco Kudang Laiskodat.

Singkatan nama ketiga anaknya dijadikan nama butik Tenun NTT “LeViCo” yang dikelola istrinya di Jakarta, melalui wadah ini sudah turut mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur (NTT) di kancah internasional, mempromosikan tenun NTT ke tingkat internasional di New York Fashion Week 2017 dan sebentar lagi di akhir Pebruari 2018 akan menghadiri Paris Fashion Week.

Viktor bersama istri aktif dalam kegiatan sosial melalui Yayasan Victory yang didirikannya pada tahun 2004 dan LeViCo. Melakukan pengobatan gratis kepada masyarakat, berbagi kasih dengan anak panti asuhan, pembinaan dan pengembangan serta promosi tenun NTT dan gerakan literasi melalui taman baca LeViCo.

Viktor Laiskodat terpilih menjadi anggota DPRRI periode 2004-2009 dari Partai Golkar dan periode 2014-2019 dari Partai NasDem, Daerah Pemilihan NTT II (Timor-Sumba-Rote-Sabu).

Hasil Pemilu Legislatif 2014 menghantar dia jadi Ketua Fraksi Partai NasDem DPRRI dan berada di Komisi I yang membidangi Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika.


PENDIDIKAN

  • SD Semau Kupang
  • SMPN 1 Kupang
  • SMA PGRI Kupang
  • Sekolah Tinggi Hukum Indonesia


KARIER

  • Konsultan Hukum
  • Pengacara di Viktor B. Laiskodat Law Firm
  • Wakil Ketua Penasihat Himpunan Advokat Indonesia
  • Ketua Forum Pemuda Kupang Jakarta
  • Pendiri Yayasan Peduli Kasih
  • Pendiri Pesona Boxing Camp
  • Direktur PT Elok Kurnia Sejati
  • Anggota DPR RI dari Partai Golkar (2004-2009)
  • Ketua Bidang Pertanian dan Maritim DPP Partai Nasdem (2013-2018)
  • Anggota DPR RI dari Partai Nasdem (2014-2018)
  • Badan Pemenangan Pilpres Jokowi-JK (2014)
  • Gubernur Nusa Tenggara Timur (2018-2023)

Sekian Profil dan Biodata Viktor Bungtilu Laiskodat, Petarung Jalanan yang jadi Gubernur NTT ke 8. Semoga bermanfaat. Salam.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar