Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT

Iklan 728x90

Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT

    Bloggerntt.com - Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT, Dalam kepemimpinannya, Gubernur kelima, Herman Musakabe didampingi wakil gubernur yakni S. H. M. Lerick (1991–1996) dan Piet Alexander Tallo (1996–1998)

    Pada tanggal 4 Oktober 2011 Mayjen TNI Herman Musakabe menggelar malam kenangan dan bernostalgia bersama teman-teman dan kerabat serta mantan pejabat di aula Restoran Teluk Kupang, Selasa (4/10/2011) malam.

    bersama istri Agnes Musakabe menggelar malam kenangan di Restoran Teluk Kupang, NTT, Selasa (4/10/2011).

    Pada acara ini, Musakabe membagikan buku yang ditulisnya sendiri sebagai kenang-kenangan.

    Hadir di antaranya, mantan Ketua Golkar NTT, JN Manafe, mantan Bupati TTS, Piet Sabuna, Pendeta Daniel Noman, S.Th, Ny Corry Medah, Ny Mien Isu, pimpinan Harian Pos Kupang, Damian Godho. Hadir juga  mantan sopirnya, Mundus dan Nur tukang cukur saat Musakabe menjabat gubernur.

    Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT

    Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan persahabatan serta penuh kenangan.

    Pada kesempatan ini, Musakabe mengatakan, dirinya tertarik pada cerita tentang Presiden Amerika Serikat, Barakh Obama jika berbicara tentang masalah kepemimpinan.

    Bagaimana Obama bersaing dengan Hilary Clinton dalam pencalonan Presiden AS dan kemudian memilih Hilary Clinton mendampinginya menjadi menteri luar negeri dalam masa pemerintahan Obama.

    "Kita mestinya tiru apa yang dilakukan Obama. Di Indonesia termasuk di NTT, malah yang ada saling fitnah. Pemimpin yang baik dibenci. Karena Pemilukada, saudara pun dibenci. Hargailah senior-senior kita,” kata Musakabe.

    Khusus tentang profesi wartawan, Musakabe dengan tegas mengingatkan agar jangan meremehkan wartawan. Hal ini karena semasa kepemimpinannya dan hingga saat ini Musakabe merasakan pentingnya peran wartawan dalam kehidupan dan pembangunan.

    Sementara cerita yang juga memberi kenangan tersendiri, kata Musakabe, adalah cerita tentang nikah massal. Ternyata, nikah masal pertama terjadi di zaman kepemiminan Gubernur NTT, Mayjen TNI Herman Musakabe.

    Nikah masal paling banyak saat itu adalah di Kabupaten TTS dengan jumlah pasangan suami-istri mencapai 5000-an pasang.

    “Kadang-kadang saya diejek sama teman-teman gubernur kalau ada pertemuan para gubernur. Kata mereka, masa gubernur urus nikah masal? Tapi kemudian nikah masal itu diikuti di propinsi-propinsi lain,” kata Musakabe.
    Baca juga:

    1. Profil dan Biodata W. J. Lalamentik, Gubernur Pertama Nusa Tenggara Timur
    2. Profil dan Biodata El Tari, Gubernur Nusa Tenggara Timur ke 2
    3. Profil dan Biodata Ben Mboi, Dokter yang Pernah terjun Perang dan jadi Gubernur NTT ke 3
    4. Profil dan Biodata Hendrik Fernandez, Pencetus GEMPAR dan GERBADES di NTT
    5. Profil dan Biodata Piet Tallo Gubernur NTT ke 6
    6. Profil dan Biodata Frans Lebu Raya, Pencetus Anggur Merah di NTT
    7. Profil dan Biodata Viktor Bungtilu Laiskodat, Petarung Jalanan yang jadi Gubernur NTT ke 8

    Bagi Musakabe dan istri, berbuat baik kepada orang lain itu penting dan ia sangat merasakan manfaatnya. Karena ia pernah merasakan, pada saat-saat tertentu ia mendapat bantuan atau kebaikan dari orang lain. “Tuhan memang membalas setiap kebaikan yang diperbuat pada saatnya,” kata Musakabe.

    Sosok Musakabe


    Dia adalah Mayjen (Purn) Herman Musakabe, mantan Gubernur NTT ( periode 1993-1998).
    Salah satu ide bernasnya adalah mewajibkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengenakan seragam motif.
    Untuk PNS pria mengenakan baju motif sedangkan celana berbahan kain berwarna gelap, sedangkan PNS perempuan mengenakan rok dan baju berbahan motif – meskipun belakangan PNS mulai modifikasi dengan seturut seleranya. Seragam motif wajib dipakai pada setiap hari Kamis dan Jumat, selain hari tersebut PNS mengenakan sergama kheki atau seragama Linmas.

    Seragam motif PNS di lingkup pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota se-provinsi Nusa Tenggara Timur adalah warisan Musakabe.
    Warisan yang mungkin luput dari perhatian generasi PNS sesudahnya.
    Bahkan nyaris tidak ada di antara mereka yang bertanya; gerangan siapakah yang menggagas seragam motif bagi PNS?

    Sehingga tidaklah berlebihan penulis mengatakan bahwa Musakabe menjadi perintis seragam motif di NTT yang berdampak luas secara nasional. Karena sesudah setelah Musakabe memberlakukan seragam motif, wilayah lain di belahan negeri ini mewajibkan seragam motif sesuai motif daerah masing-masing.

    Gagasan Musakabe pada waktu itu bukan tanpa alasan.
    Melewati proses perencanaan yang tertuang dalam 7 Program Strategis Pembangunan NTT, yakni Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penanggulangan Kemiskinan, Pembangunan Ekonomi, Pengembangan dan Pemanfaatan IPTEK Penataan Ruang, Pengembangan Sistem Perhubungan, dan Pengembangan Kepariwisataan.
    Pemberlakuan seragam motif merupakan implementasi atau perwujudan dua dari tujuh Program Stragis Pembangunan yaitu Pembangunan Ekonomi dan Pengembangan Kepariwisataan.

    Sekian Profil dan Biodata Herman Musakabe, Pencetus Nikah Masal dan Wajib kenakan Seragam Motif di NTT, semoga bermanfaat. Salam FLOBAMORA.
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Iklan Tengah Post