Skip to main content

follow us

Bloggerntt.com - Alasan Memiliki Polis Asuransi, Setelah kita mengetahui apa itu asuransi dan prinsip dasar dalam asuransi itu sendiri, kita harus mengetahui alasan apa memiliki sebuah polis asuransi.

Kali ini bloggerntt.com akan membahas secara detail mengapa dan alasan apa Anda harus Memiliki Polis Asuransi. Silahkan simak penjelasanya secara lengkap di bawah ini:

Baca juga :
  1. Pengertian Asuransi, dan Klaim Asuransi Terlengkap
  2. Prinsip-Prinsip Dasar dalam Dunia Asuransi
  3. Jenis-Jenis Asuransi Terbaik yang ada di Indonesia
  4. Penjelasan Cara kerja Asuransi
  5. Penjelasan Jenis Dan Macam Resiko Yang Dapat Diasuransikan


Pengertian Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi (penanggung) dan nasabah (tertanggung) yang berisi pengalihan risiko dan syarat-syarat berlaku (jumlah uang pertanggungan, jenis risiko yang ditanggung, jangka waktu dan lain sebagainya

Alasan Memiliki Polis Asuransi, Mengapa Anda Harus Memiliki Memiliki Polis Asuransi?  

Berikut ini adalah alasan-alasan mengapa Anda perlu memiliki sebuah polis asuransi:


  • Asuransi dapat digunakan untuk menyusun rencana masa depan. Dengan asuransi Anda bisa mempersiapkan biaya pendidikan untuk anak Anda, atau bisa dijadikan sebagai persiapan dana pensiun Anda di masa mendatang.


  • Asuransi bisa meningkatkan efisisensi perlindungan diri dan mentransfer risiko dengan cukup membayar premi asuransi dalam jangka waktu tertentu. Pembayaran premi ini tentu saja bertujuan agar perusahaan asuransi dapat memberikan ganti rugi terhadap bencana yang menimpa Anda atau keluarga Anda.


  • Asuransi memberikan jaminan perlindungan dan rasa nyaman dari risiko yang mungkin saja terjadi di masa depan. Dengan memiliki asuransi Anda juga akan lebih tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya bila sewaktu-waktu terjadi musibah, kecelakaan, atau penyakit, keluarga Anda tidak perlu bingung untuk mencari biaya pengoabatan karena semua telah ditanggung oleh perusahaan asuransi.


  • Asuransi dapat digunakan sebagai instrumen investasi, dimana dengan membayar premi asuransi, Anda akan terbiasa menabung dalam jumlah yang ditentukan. Belum lagi bila Asuransi yang Anda miliki adalah asuransi jenis unit link yang nilainya akan semakin bertambah setiap tahun.

Contoh Polis Asuransi

Berikut ini 2 contoh polis asuransi yang Bloggerntt.com himpun dari beberapa situs. Terdapat polis asuransi kendaraan bermotor di Indonesia yang dikeluarkan oleh AAUI serta polis asuransi Kebakaran untuk bangunan pabrik dan bisnis.

1. Contoh Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia


IKHTISAR PERTANGGUNGAN

Polis No. : ……………………………………….. (Baru / Perpanjangan*)

Nama Tertanggung : [Nama Pemegang Polis, atau pihak yang diasuransikan]
Alamat Tertanggung : [Alamat Tempat Tinggal Pemegang Polis atau pihak yang diasuransikan]
Jangka waktu Pertanggungan : mulai dari ……………………..……. s/d …………….………………. (kedua hari tersebut pukul 12.00 tengah hari) waktu dimana polis diterbitkan. [tanggal awal dimulainya pertanggungan sampai dengan tanggal berakhir, biasanya 1 Tahun]
Obyek Pertanggungan : [Rincian Data Kendaraan yang diasuransikan, contoh : 1 unit Toyota Avanza, Warna Silver metalic, A/T]
Nomor Polisi : [contoh : B-1234-XYZ]
Merk / Tipe / Tahun Pembuatan : [contoh : 2017]
Nomor Mesin / Nomor Rangka : [yaitu Nomor mesin kendaraan anda dan nomor Rangka Kendaraan anda]
Jumlah Tempat Duduk : [contoh : 7 Tempat duduk]
Daya Angkut : [daya angkut kendaraan anda]
Jenis Kendaraan : [contoh : Minibus]
Perlengkapan Tambahan : [diisikan dengan Perlengkapan tambahan diluar dari perlengkapan standar pabrik, seperti Radio Tape Non Standar, Velg Racing, Kaca Film, dan lainnya]
Penggunaan kendaraan : [Pribadi, Komersial Perusahaan atau Rental]
Harga Pertanggungan : [Nilai Kendaraan Bermotor yang diasuransikan, nilai batas jaminan tuntutan pihak ke-3 yang diinginkan, serta NIlai perlengkapan tambahan]
Kendaraan Bermotor : 
TJH Terhadap Pihak Ketiga :
Perlengkapan Tambahan :
Kondisi Pertanggungan : [Jaminan Komprehensif atau Kehilangan Total Saja / Comprehensive Cover / TLO]
Jaminan Tambahan : [isikan dibawah ini batas limit jaminan tambahan untuk masing-masing jenis jaminan tambahan]
Kecelakaan Diri Pengemudi :
Kecelakaan Diri Penumpang :
Tanggung jawab Hukum
terhadap Penumpang : …………………………………. : [lainnya, disebutkan jika ada]
Klausul dan Warranty : [Daftar Klausula syarat dan ketentuan yang melekat dalam Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia]
Risiko sendiri : [Besaran Nilai Resiko Sendiri atau yang menjadi beban tertanggung saat terjadi klaim, biasanya terdiri dari Resiko Sendiri Casco, TLO, SRCCTS, AOG dan lainnya]
Suku Premi : [Tarif Asuransi Kendaraan beserta dengan Tarif Suku Premi atas jaminan tambahan lainnya]
Perhitungan Premi [Perincian Perhitungan Premi Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia berikut dengan Premi tambahan atas perluasan jaminan yang diambil, berikut Biaya Polis dan Meterai]
– Premi Kendaraan Bermotor :
– Premi TJH terhadap Pihak Ketiga :
– Jaminan Tambahan : …………………………. : …………………………. :
– Biaya polis :
– Biaya meterai : ____________________
T O T A L :
Dibuat di …………………………….……….
Pada tanggal ……………………………….

Penanggung,
*) Coret yang tidak perlu

2. Contoh Polis Asuransi Kebakaran untuk Bangunan Bisnis dan Pabrik

Polis asuransi kebakaran ini adalah polis yang ditawarkan untuk anda berupa penutupan dasar asuransi kebakaran.

Polis ini juga memberikan bantuan keuangan pada anda yang ingin bisnis anda bangkit kembali pasca kebakaran atau karena resiko lainnya yang terkait dan telah diatur dalam polis ini.

Resiko yang Dijamin dalam Polis Asuransi Kebakaran:


Resiko Kebakaran: Hal pertama yang akan ditanggung oleh pihak asuransi adalah ketika terjadi kebakaran pada bangunan bisnis anda atau di pabrik anda. Kebakaran yang dimaksud adalah kebakaran yang disebabkan oleh kurang hati-hatinya pihak lain atau adanya kesalahan pihak lain yang akhirnya membuat kebakaran.

Resiko Kejatuhan Pesawat Terbang: Selain kebakaran, dalam polis asuransi kebakaran ini juga diatur bahwa pihak asuransi akan menanggung semua kerusakan aset anda akibat adanya benturan fisik dengan pesawat terbang atau helikopter.

Resiko Ledakan: Anda akan mendapatkan tanggungan untuk semua aset dalam bangunan bisnis atau pabrik anda yang terkena ledakan akibat pihak lain dan bukan disengaja.

Resiko Asap: Aset anda yang rusak akibat kebakaran dan terkena asap juga akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Resiko Petir: Pihak asuransi juga akan memberi tanggungan pada bangunan atau aset yang rusak karena petir.

Fungsi Polis Asuransi

Fungsi polis asuransi merupakan Bagi kedua belah pihak antara tertanggung dan penanggung, polis asuransi memiliki fungsi masing-masing, yakni: Fungsi polis bagi nasabah pengguna asuransi (tertanggung): ... Menjadi bukti pembayaran premi yang diberikan kepada pihak perusahaan asuransi selaku penanggung.


Sekian informasi yang bisa Bloggerntt.com bagikan untuk Anda, jika ada pertanyaan, silahkan sampaikan di kolom komentar. Salam

Penelusuran terkait :

  • polis asuransi adalah
  • contoh polis asuransi
  • fungsi polis asuransi
  • makalah polis asuransi
  • contoh polis asuransi
  • contoh polis asuransi jiwa pdf
  • macam macam polis asuransi
  • makalah polis asuransi

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar