Iklan Billboard 970x250

Artikel Terkait

Untuk Anda yang mau mengirimkan karya literasimu, baik itu cerpen, puisi, esai dan karya literasi lainya, silahkan Anda buka disini Kirim Artikel. LINK UNDUH SUDAH SAYA PERBAIKI. (Khusus Pada Artikel Aplikasi Android )

×
Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019

Iklan 728x90

Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019

    Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019Bloggerntt.com - Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019, Dalam menyongsong Hari Kartini 2019, banyak sekali agenda yang dilakukan baik di tingkat pemerintahan, sekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga ke pelosok desa turut andil dalam kegiatan memperingati Hari Kartini 2019 tahun ini. Ada banyak perlombaan yang di adakan, pentas seni, membaca pidato, fashion show memperingati hari Kartini dengan berbagai macam motif pakaian adat adaerah masing-masing.

    Baca juga :

    1. Kumpulan ucapan Selamat Hari Kartini terbaik dan terbaru 2019
    2. Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019
    3. Kumpulan Kartu ucapan hari Kartini terbaik dan terbaru 2019
    4. Kumpulan Kata Ucapan dan Puisi untuk Ibu Terbaik dan Terbaru 2019

    Nah sob, salah satu kegiatan atau perlombaan yang sering dibuat pada saat perayaan hari Kartini adalah pembuatan puisi dalam perlombaan di sekolah dimulai dari tk, SD, SMP, SMA, hinggan Universitas atau perguruan tinggi. Ada yang membuat sendiri dan ada juga yang menggunakan hasil karya cipta orang lain.

    Siapa itu Kartini?

    Kartini adalah seorang wanita yang melopori kebangkitan Perempuan Pribumi. Lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara memiliki nama lengkap Raden Adjeng Kartini. Pada masa itu beliau dikenal sebagai Raden Ayu Kartini adalah seorang Tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional yang meninggal dunia pada tanggal 17 September 1904. Peringatan hari Kartini ditetapkan setiap tanggal 21 April.

    Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019

    Untuk kesempatan kali ini, Admin Bloggerntt.com merangkum beberapa puisi tentang hari Kartini untuk Anda. Tentunya puisi tentang hari kartini ini adalah puisi terbaru dan terbaik di tahun 2019 ini.
    1. PERJUANGAN IBU KARTINI
    Karya : Bunda Nuni

     Dulu ibu kartini sama seperti wanita lain
    Terkekang, terikat, mempunyai derajat rendah
    Seperti dalam jeruji besi dengan keterpurukan itu
    Ibu kartini berupaya mengubah derajat wanita lebih baik

    Kau buat wanita sejajar derajatnya
    Kau buat wanita bebas menyuarakan pendapat
    Berkat ibu kartini wanita bebas bekerja,
    Bebas menginspirasikan pendapat

    Perjuangan dirimu
    Memang tak sia-sia
    Sekarang wanita sudah sama derajatnya seperti laki-laki
    Sekarang wanita dihargai dan dipuji
    Terima kasih ibu kartini
    Terima kasih atas perjuangan dirimu
    Sekarang wanita merdeka!

    2. PUTRI BANGSA
    Jiwa - jiwa yang dimuliakan Tuhan
    Sosok putri yang lahir dari sebuah pandangan
    Menentang adat untuk kemajuan
    Engkaulah Putri bangsa

    Ibu kita Kartini
    Ibu yang membesarkan keseteraan
    Ibu yang memperjuangkan derajat kesamaan
    Tak mau di pandang lemah
    Ibu kita menginginkan kemandirian

    Ibu Kita kartini
    Ibu yang bijak menata kehidupan
    Menjalani masa dengan cita dan impian
    Agar Putri bangsa tak sekedar penghias
    Tak sekedar pemandangan
    Namun juga,
    Pejuang perubahan bangsa

    3. PUISI RA KARTINI

     Namamu abadi di tangan masa
    Atas jasa dan impian serta asa
    Membawa kaum hawa pada kemerdekaan
    Itulah engkau wahai sang putri bangsa

    Tak peduli jiwa yang rapuh
    Tetap mengayuh tanpa mengaduh
    Hingga kehendak menjadi cita
    Agar Perempuang tetap menjadi manusia

    Qodrat tetaplah kodrat
    Namun jiwa tak bisa dikekang
    Begitulah cinta di balik karya tuhan
    Takan berhenti maju meski terus berperang

    Kau adalah pahlawan bangsa
    Yang percaya pada kekuatan Tuhan
    Habis Gelap Terbitlah Terang
    Takan tenggelam sebuah harapan

    Jasamu indah tertulis dengan tinta emas sang sejarah
    Namamu dikenang setiap manusia nusantara

    4. PUISI HARI KARTINI

     21 April 1964,
    Engkau lahir menatap dunia
    Menjadi perempuan nan ayu
    Keindahan diantara parasmu
    Tetap menjadikanmu luas berpengetahuan

    Akal budimu menjelajah dunia
    Membawa dunia di tangan hawa
    Agar sejajar diantara kaum adam

    Hari kartini,
    Hari lahirmu,
    Hari dimana Tuhan mengutusmu
    Untuk perempuang yang terkungkung
    Terkekang oleh jiwa jiwa yang terpenjara

    Wahai Kartini
    Selamat ulang tahun
    Disana saksikanlah kami para perempuan
    Tak tinggal berpangku tangan
    Kamipun bisa,
    Menjadi tunas bangsa kebanggaan agama

    5. KARTINIKU PAHLAWANKU
    by : Rifky Nur Ahdini

     Tak henti – hentinya aku mengucap syukur karena telah memiliki sosok ibu sepertimu
    Kau rela memperjuangkan hidup dan matimu untuk melahirkanku kedunia ini
    Rela menjagaku selama 9bln meski masih dalam kandungan
    Dan rela menyitakan waktumu hanya untuk membesarkan dan mendidikku

    Ibu.. Kasih sayangmu tak kan bertepi
    Kepedulianmu selalu di hati
    Kau pelipur lara yang kan abadi
    Jiwaku hilang jika tanpamu
    Baktiku hanya untukmu
    Ketulusan hatiku kan ku lakukan hanya untuk membuatmu tersenyum
    Meski lakuku selalu membuatmu sedih
    Namun kau selalu mendoakan ku dalam setiap doa yang kau panjatkan
    Kasih sayangmu tak kan bisa di bayar dengan uang
    Kehadiranmu tak kan bisa di gantikan
    Kebahagiaanmu adalah obat untuk langkah hidupku

    Ibu.. kau selalu mengajarkan kebaikan untukku
    Kau selalu mengingatkan ku jika ku berlaku dan berucap salah
    Belaian kasihmu mampu mendamaikan hatiku
    Terima kasih atas semua yang telah kau berikan pada malaikat kecilmu ini

    Selamat hari ibu
    Semoga Tuhan selalu menjaga ibu

    6. BAGIMU SRIKANDI

     Tanah jawa sang tanah para pujangga
    Tak lekang mengais kata
    Untuk sang Srikandi Pejuang Wanita
    Untuk Sang Kartini Pahlawan Bangsa

    Tabir kecantikan menghiasi wajah
    Menghela cinta di balik pasrah
    Perempuan kau jadikan anugerah
    Bukan sebagai alat segala nafsu

    Wahai Srikandi,
    Kau berjuang dari balik keayuan
    Menuang keanggunan diantara impian
    Untuk kebebasan, untuk keseteraan

    Namamu abadi di tangan masa
    Atas jasa dan impian serta asa
    Membawa kaum hawa pada kemerdekaan
    Itulah engkau wahai sang putri bangsa

    Tak peduli jiwa yang rapuh
    Tetap mengayuh tanpa mengaduh
    Hingga kehendak menjadi cita
    Agar Perempuang tetap menjadi manusia

    Qodrat tetaplah kodrat
    Namun jiwa tak bisa dikekang
    Begitulah cinta di balik karya tuhan
    Takan berhenti maju meski terus berperang

    Kau adalah pahlawan bangsa
    Yang percaya pada kekuatan Tuhan
    Habis Gelap Terbitlah Terang
    Takan tenggelam sebuah harapan

    Jasamu indah tertulis dengan tinta emas sang sejarah
    Namamu dikenang setiap manusia nusantara

    7. PUTRI KSATRIA
    Oleh: Pauline Angelina

     Hujan tiada berhenti
    Kabut perlahan menyelimuti
    Adat dan budaya berpilih kasih
    Hak perempuan pun dibatasi

    Tangis membanjir di pipi
    Tak ada satu pun peduli
    Sekalipun rintihan bertubi-tubi
    Para insan berpura-pura tuli

    Perempuan dikekang
    Perempuan dilarang
    Perempuan terbuang
    Perempuan terbelakang

    Lemah tak berdaya
    Melawan pun tak kuasa
    Hanya dapat berpasrah
    Menerima siksaan jiwa

    Dan semua itu kini sirna
    Berkat sang putri ksatria
    Wahai Kartini yang mulia
    Jasamu sungguh tiada tara

    Perempuan bebas
    Perempuan lepas
    Perempuan setara
    Perempuan merdeka

    Tak ada lagi luka
    Tak ada lagi duka
    Semua telah sirna
    Berkat sang putri ksatria

    Inilah hasil perjuangan
    Jerih payah dalam pergolakan
    Wahai Kartini yang diagungkan
    Kau putri ksatria pujaan perempuan

    Perjuangan Ibu R. A. Kartini
    Demi bangsa Indonesia
    Engkau rela mengorbankan
    Jiwa dan raga Mu
    Demi penduduk bangsa Indonesia
    Engkau rela mengorbankan
    Harta dan benda Mu
    Nama Mu Takkan mungkin
    Dapat terlupakan karena
    Engkau bunga bangsa Indonesia
    Belum sempat engkau merasakan
    Kemerdekaan engkau telah
    Gugur sebagai pahlawan Indonesia
    Ibu R. A. Kartini engkau lah yang
    Menjujung tinggi derajat wanita Indonesia
    Jasa Mu tak akan mungkin di lupakan
    Oleh penduduk Indonesia

    8. PEJUANG PERUBAHAN BANGSA

     Ibu yang bijak menata kehidupan
    Menjalani masa dengan cita dan impian
    Agar Putri bangsa tak sekedar penghias
    Tak sekedar pemandangan

    Pejuang perubahan bangsa
    Pejuang dari kaum hawa
    yang terus memperjuangkan martabat kaum hawa
    dengan segala ilmu pengetahuan

    kau genggam ilmu itu
    kau sebarkan untuk perempuan lain
    agar terus berkarya
    dan membela bangsa ini

    9. EMANSIPASI WANITA INDONESIA

     Raden Ajeng Kartini
    Kau lahir pada masa penjajahan
    tumbuh menjadi sosok perempuan yang elok
    berparas nan cantik dan berakal budi yang baik

    Akal budimu menjelajah dunia
    Membawa dunia di tangan hawa
    Agar sejajar diantara kaum adam
    Kau perjuangkan martabat kaum hawa

    Untuk perempuang yang terkungkung
    Terkekang oleh jiwa jiwa yang terpenjara
    Kau bebaskan mereka dengan pengetahuanmu
    Kau bela selalu kaum hawa

    10. BAGIMU SRIKANDI

     Tanah jawa sang tanah para pujangga
    Tak lekang mengais kata
    Untuk sang Srikandi Pejuang Wanita
    Untuk Sang Kartini Pahlawan Bangsa

    Tabir kecantikan menghiasi wajah
    Menghela cinta di balik pasrah
    Perempuan kau jadikan anugerah
    Bukan sebagai alat segala nafsu

    Wahai Srikandi,
    Kau berjuang dari balik keayuan
    Menuang keanggunan diantara impian
    Untuk kebebasan, untuk keseteraan

    Puisi Kartini Karya Chairil Anwar

    Ibuku, Kartiniku
    Karya :Randy D'hotory

    Belum lagi Ayam berkokok,
    Matahari menampakan hidungnya di ufuk timur
    belum lagi Panggilan Subuh datang
    Engkau telah lebih dulu bangkit dari peraduanmu
    Engkau lihat kami masih terlelap
    Engkau tersenyum manis
    Tetapi sebenarnya
    Engkau akan menghadapi hari yang panjang
    Penuh dengan onak dan duri
    Lalu engkaupun Ke dapur
    Engkau menanak Nasi buat Kami
    Memasak makanan untuk sarapan pagi kami
    Lalu bau yang harum itu sampai kehidungku
    Aku terjaga,
    Mencari sumber bau yang lezat itu
    Ku lihat engkau berkeringat sendirian
    Engkau pun menghela keringatmu,
    Engkau Lihat diriku dari kejauhan
    Engkau menghampiriku
    Engkau tanyakan padaku apakah aku sudah lapar?
    Belum,aku menjawab simpul,Aku beranjak ke kamarmandi
    untuk berwudhu
    Lalu setelah masakan semua selesai
    Engkau memanggil namaku
    Engkau titip pesan padaku agar menjaga adikku
    dan menyiapkan sarapan buatnya
    Aku menjawab iya
    Tak kutanyakan lagi kemana engkau mau pergi?
    karena aku sudah terbiasa dengan hal seperti ini
    Engkau pergi mencari sesuap nasi untuk pagi esok
    untuk menyambung hidup kami
    Di dunia Fana ini
    .......
    Demikianlah setiap pagi engkau lalui
    Bukan hanya pagi,Kuihat dirimu selalu berpeluh ketika pulang dari seberang
    Membawa sayuran dan beras untuk esok pagi
    Terkadang Kudapati kakimu terluka
    Kulitmu terkelupas
    atau tanganmu melebam
    Bahkan menghitam
    dan selalu saja dirimu berkeringat deras
    Cangkul dan sabit yang kau bawa kuletakkan ke dapur
    penuh dengan warna hitam dan coklat
    Kulihat dari kejauhan engkau tersenyum,
    Engkau mengeluarkan oleh-oleh kesukaan kami
    Adik-adikku dengan segera berlarian
    Mengambil oleh-oleh yang kau bawa
    Kau tersenyum lagi
    seolah tak terasa Kerasnya perjuangan mu
    KAu tak pernah mengeluh
    Untuk mendapatkannya
    Ya,demi melihat senyum mengembang dari kami

    .......
    Waktupun berlalu,
    Aku beranjak dewasa
    Aku belum lupa semua hal itu
    Ketika pertama kali kulihat senyummu
    saat pertama kali aku membuka mataku melihat dunia yang fana Ini
    Ketika pertama kali engkau membisikkan ketelingaku
    Inilah DUNIA nak!
    Akupun hanya menangis saat itu
    menandakan aku memang tak berdaya tanpa dirimu
    Engkau mengajarkanku berkata,engkau mengajarkanku untuk berdiri datas kakiku sendiri
    Untuk Selalu bangkit setiap terjatuh dan terjatuh lagi
    Engkau ,.,.,
    Ah,tak terhitung Jasa mu Padaku
    Engkau mengajarkan ku betapa pahitnya Dunia ini
    Dan akupun merasakan manisnya dunia setelah kau tunjukkan padaku
    Bagaimana cara menghadapi pahit itu
    Engkau mengajarkanku untuk tidak pernah putus Asa
    Engkau mengajarkanku Untuk selalu Ingat Kepada NYA
    Engkau selalu mengajarkanku untuk Selalu Kuat
    Kini Ku akui,aku masih Lemah
    Saat Aku jauh darimu
    TanpaMu,
    Tanpa hadirmu,
    Tanpa belaian kasih sayangmu,
    Aku rasakan sekarang jauh darimu
    Engkaulah matahariku
    Engkaulah Embun Pagiku
    Ibu engkaulah KartiniKu

    Puisi Kartini Menangis

    Ibuku Kartini
    Harum namamu masih semerbak
    Dari dulu ,kini dan akan datang
    Engkau akan tetap dikenang

    Ibuku Kartini
    Maafkan aku
    Yang hanya sekedar meniru
    Caramu berbusana baju

    Ibuku Kartini
    Biarkan semangatmu yang membara
    Mengalir dalam darah Indonesia
    Meletup dalam setiap detak nadi
    Berkobar dalam sorot mata generasi
    Putra-putri ibu pertiwi

    Ibuku Kartini
    Cita-citamu menjadi obsesi
    Yang terpatri di dalam hati
    Bergerak dalam sikap
    Bukan sebatas sajak kata harap

    Ibuku Kartini
    Perjuanganmu tak akan mati
    Karena saat ini
    Akan terbit edisi-esidi
    Kartini-Kartini masa kini

    Ibuku Kartini
    Aku masih mengingatmu
    Aku masih melantunkan lagumu
    Walau aku tahu
    Bukan lagu itu yang engkau harap dariku

    Ibuku kartini
    Hari ini aku rindu sekali ibu
    Rindu hangatnya kasihmu
    Rindu derasnya harapanmu
    Yang dulu pernah engkau ajarkan padaku

    Ibuku Kartini
    Aku masih mengenangmu
    Aku panjatkan doa selalu
    Agar dedikasimu
    Kian melekat erat dalam merah indonesiaku

    Puisi Perjuangan Raden Ajeng Kartini


    Raden Ajeng Kartini

    RA Kartini…
    Engkau berjuang demi bangsa Indonesia…
    Engkau rela mengorbankan jiwa dan ragamu…
    Engkau rela mengorbankan harta bendamu…
    Namamu takkan mungkin dilupakan…
    Karena engkau bunga bangsa Indonesia…
    Engkau belum sempat merasakan kemerdekaan…
    Karena engkau telah gugur sebagai pahlawan…

    RA Kartini…
    Engkau yang menjunjung tinggi derajat wanita…
    Jasamu tak mungkin dilupakan…
    Terima kasih RA Kartini…

    Puisi Ibu Kita RA Kartini


    Adalah Raden Ajeng Kartini

    Semburat cahaya
    memancar dari ufuk timur
    Memancarkan harapan
    dan semangat bagi perempuan Indonesia

    yang pernah terlelap
    dalam belenggu ketakutan
    yang ditebarkan
    oleh mereka
    yang hanya ingin menempatkan perempuan
    sebagai manusia kelas dua

    Adalah Raden Ajeng Kartini
    sang pendobrak kemapanan
    perempuan yang tidak mau
    dianggap remeh

    Kehadirannya ibarat
    secercah cahaya dari ufuk timur
    mengusir kegelapan
    yang meliputi kaum perempuan

    Adalah Kartini
    yang berani mengungkapkan
    semangatnya untuk mengubah
    nasib para perempuan di Indonesia

    Adalah Kartini
    yang tulisan-tulisannya
    telah memberi semangat
    dan inspirasi yang tak terbatas

    Adalah Kartini
    sang pahlawan Emansipasi wanita

    Puisi Kartini Indah

    Demi bangsa Indonesia
    Engkau rela mengorbankan
    Jiwa dan raga Mu
    Demi penduduk bangsa Indonesia
    Engkau rela mengorbankan
    Harta dan benda Mu
    Nama Mu Takkan mungkin
    Dapat terlupakan karena
    Engkau bunga bangsa Indonesia
    Belum sempat engkau merasakan
    Kemerdekaan engkau telah
    Gugur sebagai pahlawan Indonesia
    Ibu R. A. Kartini engkau lah yang
    Menjujung tinggi derajat wanita Indonesia
    Jasa Mu tak akan mungkin di lupakan
    Oleh penduduk Indonesia

    Puisi Ibu Kartini II

    Raden Ajeng Kartini...
    Kau adalah wanita sejati
    Cita -citamu luhur ingin memajukan kaummu
    Tak gentar kau melawan takdirmu
    Demi kebangkitan kaummu

    Raden Ajeng Kartini...
    Kau adalah teladan bagi kami
    Kau sejajarkan kami di mata dunia
    Kau adalah cerminan bagi kami

    Raden Ajeng Kartini...
    Dunia kami cerah karenamu
    Kini mereka tak memandang rendah pada kami
    Kini kami bangga sebagai wanita
    Karena kami adalah kehormatan negeri ini

    Raden Ajeng Kartini...
    Kami berjanji padamu
    Untuk memajukan negeri kami
    Ingin kami berjuang mengisi kemerdekaan
    Dengan ilmu dan kasih sayang kami
    Demi mewujudkan cita - cita luhurmu

    Puisi Ibu Kartini III

    Ibu Kartini ...
    Meski kou telah tiada
    Namun semangatmu yang membara
    Masih membajar hati kaum wanita Indonesia

    Lihatlah kini kartini-kartini Modern
    Yang terus berjuang dalam semangatmu

    Ingin kurasakan lagi hadirmu
    Yang selalu menyemangati jiwa
    Dan mengingatkan kembali
    Bahwa habis gelap pasti terbitlah terang.

    Puisi Kartini Singkat

    R.A Kartini

    Karya : Bunda Ruby

    Raden Ajeng Kartini
    Sangat harum namanya
    Raden Ajeng Kartini
    Seorang putri sejati
    Putri Indonesia
    Yang telah membangkitkan jiwa perempuan
    Dan menjunjung tinggi martabat perempuan
    Agar kaum perempuan ,
    Mendapatkan hak asasinya sebagai perempuan
    Agar dapat dihormati dan dihargai
    Oleh kaum laki-laki
    Dan sebagai perempuan Indonesia
    Harus bisa menjaga kehormatannya,
    Agar tidak dijajah kaum laki-laki
    Yang tidak bertanggung jawab.

    Kumpulan Pantun Hari Kartini 2019


    1. Si Doni jalan-jalan ke gua
    Pulangnya bawa es kelapa
    R.A Kartini memang mulia
    Berjuang demi emansipasi wanita

    2. Cari serangga bareng si Doni
    Tapi pulang malah bawa ikan
    Kami bangga dengan R.A Kartini
    Jasanya tidak akan terlupakan

    3. Si Andi gayanya tengil
    Pergi ke sawah pakai peci
    Eh ini tanggal 21 April
    Jangan lupa ucapkan selamat Hari Kartini

    4. Semua pahlawan harus pemberani
    Berani membasmi pejahat dan juga pencuri
    Ayo kawan seperti R.A Kartini
    Berjuang demi bangsa sendiri.


    Puisi ARA Kartini untuk anak SD


    Perjuanganmu
    Andro, SD Kwitang VI PSKD

    Meski kau telah tiada
    Namun semangatmu yang membara
    Masih membayar hati kaum wanita Indonesia
    Lihatlah kini kartini-kartini modern
    Yang terus berjuang dalam semangatmu
    Maafkan aku yang terlalu tenggelam dalam kesibukanku
    Hingga hampir melupakan jasamu
    Yang telah mengangkat derajat kaumku wanita
    Wahai Ibu Kartini
    Hadirmu cerahkan nurani
    Perjuanganmu menjadi obsesi
    Dan jasamu telah terpatri dalam insane pertiwi
    Ingin kurasakan lagi hadirmu
    Yang selalu menyemangati jiwa
    Dan mengingatkan kembali
    Bahwa habislah gelap terbitlah terang
    Maka sebagai wujud penghormatan kami
    Hari kelahiranmu kami peringati
    Selamat hari Kartini


    Ibu Kita Kartini
    Fani, SD Kwitang VI PSKD

    Ajeng…
    Dirimu indah…
    Kartini, itulah kamu dikenal…
    Namamu bagai lukisan yang penuh warna…

    Terang kini telah terbit…
    Senyum telah kembali bangkit…
    Yang berlalu takkan pernah diungkit…
    Kami inilah para penerusmu Kartini…

    Betapa agung perjuanganmu…
    Kini aku bisa ikut berbangga…
    Melihat hasil perjuanganmu…
    Sekarang para Kartini muda…

    Nah sob, sekian artikel Kumpulan Puisi tentang hari Kartini Terbaik dan Terbaru 2019, semoga bermanfaat. Salam!
    Baca Juga
    SHARE
    Marko Kono
    Hi, My name is Marko. Pencinta Malam, Penyuka Hitam, Penikmat Gelap dan Pengurus Tapaleuk, hehehe 😃 Selain blogging, punya pekerjaan pribadi sebagai Staf Teknik bagian Pengawasan Proyek. Teknik Sipil menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanya.
    Masukan Email Anda Untuk Dapatkan Update GRATIS!

    Artikel Terkait:

    Post a Comment

    Iklan Tengah Post