10 Kuliner Khas NTT Yang Bikin Beta Rindu Mau Pulang Kampung

10 Kuliner Khas NTT Yang Bikin Beta Rindu Mau Pulang Kampung

10 Kuliner Khas NTT Yang Bikin Beta Rindu Mau Pulang Kampung

Bloggerntt.com - Nusa Tenggara Timur(eNTeTe), salah satu propinsi di selatan Indonesia yang berbatasan darat dengan Negara Timor Leste ini selain memiliki corak budaya, serta kultur adat istiadatnya yang khas, juga memiliki kuliner atau makanan khas tersendiri.  Selain itu, propinsi dengan hasil panen jagung tertinggi ini menjadikanya sebagai komoditi unggulan di sector pertanian. Propinsi NTT dengan 22 kabupatenya yang tersebar di Pulau Flores, Sumba, Timor, Alor, Rote, Lembata yang disingkat FLOBAMORATA ini mempunyai kuliner khasnya tersendiri.

Semerdu petikan dawai sasando, selembut suara anak Timor menyanyi  Bolelebo, selincah komodo, semegah rumah adat Wae Rebo, Sekuat para nelayan penangkap ikan paus  di Lamalera,  membuat  rasa rindu di setiap insan putra-putri NTT yang pergi merantau tergugah hatinya untuk kembali ke kampung halamanya. Sio Mama e, beta rindu mau pulang e…

Bagi para wisatawan baik local maupun mancanegara, berburu kuliner khas NTT tidaklah sulit. Mereka tidak perlu jauh-jauh keliling pulau-pulau di NTT. Cukup dating ke Kota Kupang, ibukota propinsi NTT ini sudah bisa menikmati citarasa kuliner daerah-daerah di NTT.
Berikut ini beberapa kuliner atau makanan khas daerah Nusa Tenggara Timur yang perlu Anda nikmati citarasanya :

1. Daging Se’i

Kuliner yang diolah dari daging babi atau sapi ini menjadikanya salah satu kuliner terfavorit masyarakat NTT. Pengolahanya yang masih menggunakan cara tradisional, yakni daging diasapi dengan tungku api, dan ditutupi daun kusambi. Daging se'i paling enak kalau dinikmati bersama sambal lu'at. Hampir di seluruh daerah di NTT menyajikan menu utama se'i jadi tidak susah kalau mau coba kuliner yang satu ini.

2. Sambal lu'at


Salah satu pelengkap kuliner, dan akan Anda jumpai di rumah-rumah masyarakat NTT. Sambal dengan aroma khas daun kemangi dan memiliki cita rasa asam dari perasan jeruk nipis. Biasanya sambal ini disajikan dengan menu khas lainnya seperti se'i atau jagung bose. Sambal lu'at selalu menjadi primadona para pencinta pedas yang berburu kuliner khas NTT untuk dijadikan oleh-oleh.

3. Jagung Bose


Tidak lengkap rasanya, kalau Anda datang ke daerah di NTT dan tidak mencicipi menu yang satu ini. Jagung bose, sebutan masyarakat setempat untuk menu khas yang diolah dari jagung kering yang diambil biji jagungnya, pengolahanya dengan cara tradisional dengan ditumbuk menggunakan lesung. Biji jagung tanpa kulit ini kemudian diolah bersama kacang-kacangan seperti kacang hijau dan kacang tanah. Campuran jagung bose dan kacang-kacangan itu dimasak dengan menggunakan santan. Walaupun melewati proses memasak yang cukup lama, namun rasanya yang enak sebanding dengan penantiannya.

4. Jagung ktemak (Penpasu)


Rajanya kuliner di daratan Timor, dari ujung Kota Kupang hingga Lospalos, Timor Leste, Anda akan menjumpai kuliner yang satu ini. Tidak heran kalau di Pulau Timor merupakan  salah satu lumbung jagung terbesar di daerah NTT. Jagung Ktemak atau bagi masyarakat di kabupaten TTU menyebutnya ‘Penpasu’ ini merupakan makanan pokok masyarakat Timor. Cara pengolahannya pun terbilang sederhana, jagung kering hasil panen di kupas kulitnya, diluruh kemudian dimasak dalam periuk tanah dicampur sayuran dan kacang-kacangan. Proses memasaknya terbilang lama, kuliner ini dihidangkan dengan sambal lu’at sebagai pelengkap cita rasa pedas.

5. Ubi Nuabosi


Kuliner khas ini berasal dari Ende, merupakan sejenis umbi-umbian. Makanan ini bisa digunakan sebagai pengganti nasi karena mengandung karbohidrat yang cukup. Walaupun asalnya dari Ende, tapi ternyata Ubi Nuabosi ini juga merupakan makanan favorit orang Kupang, walaupun ketika sudah sampai Kupang, harganya melonjak menjadi Rp 60.000 satu ikat. Kata orang yang udah pernah nyobain Ubi Nuabosi, kuliner ini enak karena kalau dikunyah lebih lembut, harum, dan ngga ada efek kembung pada perut setelah mengkonsumsinya.

6. JAWADA ATAU KUE RAMBUT


Disebut oleh masyarakat setempat sebagai Jawada, makanan ini adalah cemilan khas dari Pulau Flores dan Pulau Alor. Kue ini biasanya disajikan pada upacara adat istimewa. Bentuknya biasanya segitiga dan memiliki aroma yang khas yang merupakan campuran antara wangi tepung yang digoreng dan gula merah. Kuliner khas ini rasanya manis, dibuat dari campuran tepung beras, gula aren, santen, dan air nira yang kemudian diolah dengan digoreng ke dalam minyak panas.
Teksturnya yang mirip bihun goreng kering atau rambut keriting inilah yang membuat nama lainnya adalah kue rambut. Cara membuatnya adalah mencampurkan semua bahan tapi tidak boleh terlalu kental atau encer. Kemudian, supaya bentuknya mirip rambut, warga lokal biasanya menggunakan batok kelapa atau kaleng yang dilubangi kecil-kecil. Adonannya kemudian dituang dan digoyangkan di atas minyak panas sampai berbentuk seperti rambut dengan lapisan yang tipis dan digoreng dengan metode deep frying supaya renyah.

7. Lawar ikan sardin


Menu khas yang satu ini paling digemari karena memiliki rasa yang lengkap, yaitu pedas asin asam. Lawar ikan sardin dibuat dari ikan sardin halus yang sudah di bersihkan, kemudian diberi cuka, cabe, daun badang, dan bawang merah. Makanan ini tidak melalui proses memasak. Walaupun tidak dimasak tapi bau amis pada ikan sardin itu tidak akan terasa, yang ada kamu akan ketagihan untuk nambah.

8. Kue cucur


Kue berbentuk bulat lonjong ini dibuat dari campuran tepung beras, tepung terigu dan gula merah. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan warna kecoklatannya berasal dari gula merah. Kue ini sering dijadikan oleh-oleh saat berkunjung ke kota Kupang. Kue cucur dijual setiap pagi di pinggir jalan dengan harga yang murah dan rasanya manis.

9. JAGUNG TITI


Makanan ini khas dari daerah Larantuka, Flores Timur. Tapi ga cuma dimakan sama orang di Larantuka aja, tapi juga oleh masyarakat di sekitar Larantuka seperti Adonara, Lembata, dsb. Oleh masyarakat setempat dimakan sebagai cemilan atau penunda lapar. Kalau dari bentuknya, mirip cornflakes ya Gaes!

10. Tua Nakaf Insana (TNI)



Walaupun bukan salah satu kuliner resmi atau kuliner non-halal dari NTT namun dalam bentuk minuman yang juga dikenal dengan nama tuak/arak/sopi. TNI adalah minuman khas masyarakat Timor yang merupakan nira hasil sadapan dari pohon lontar atau buah enau. TNI  yang warnanya seperti air putih dan agak kuning,  rasanya agak pahit. Eleng babae bapa..hehehe

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

۝ Peraturan dalam berkomentar :

☛ UpsS,. Budayakan berkomentar sesudah membaca artikel sob.
☛ Dilarang Menghina, Promosi (Iklan), Menyelipkan Link Aktiv, dsb.
☛ Dilarang berkomentar berbau Porno, Spam, Sara, Politic, Profokasi.
☛ Berkomentarlah yang Sopan,Bijak, dan Sesuai Artikel (Dilarang OOT)
☛ Saya sangat berterima kasih atas semua yang mau berkomentar diblog saya.
☛ Saya PASTI akan berkunjung balik ke blog Sobat yang sudah mau berkomentar di sini.

Copyright © 2018 - Blogger NTT® Bloggerntt.com✓

Advertiser